× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Belum Satu Bulan, Proyek Betonisasi Jalan Balaraja Kab Tangerang Mengalami Keretakan

Belum Satu Bulan, Proyek Betonisasi Jalan Balaraja Kab Tangerang Mengalami Keretakan

SHARE
Belum Satu Bulan, Proyek Betonisasi Jalan Balaraja Kab Tangerang Mengalami Keretakan

Proyek Betonisasi Jalan Balaraja Kab Tangerang Mengalami Keretakan.

Tangerang, sidaknews.com - Proyek Betonisasi Peningkatan Jalan Permata Balaraja Kabupaten Tengerang yang belum lama ini selesai di kerjakan sudah mengalami keretakan.

Pantauan Sidaknews.com di lapangan dari awal pengerjaan proyek Betonisasi peningkatan jalan permata Balaraja diduga pengerjaan tidak sesuai Spek dan RAB yang di telah tentukan.

Pasalnya, saat sebelum pengerjaan pengecoran ketebalan dari beberapa titik lokasi ketebalan Bnol (coran dasar) rata rata 3cm sampai 4cm dan pemberian batu maka tidak maksimal.

Proyek Betonisasi Jalan Balaraja Kab Tangerang Mengalami Keretakan.

Sedangkan disaat pengecoran yang dilakukan pada tanggal 21 september 2019 di temui ada kejanggalan tampak terlihat dari besi dowlpun terkesan Asal-asal hanya di ikat dengan kawat pengikat saja,serta para pekerja dilapangan tidak memakai ikatan pengaman diduga abaikan K3 tetang keselamatan kecelakaan kerja.

Setelah selesai pengerjaan Betonisasi beberapa hari kemudian belum sampai satu bulan proyek betonisasi peningkatan Jalan Balaraja Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang sudah mengalami keretakan, padahal Proyek Betonisasi peningkatan jalan tersebut menelan anggaran APBD Tahun 2019 yang cukup besar dan Fantastis dengan biaya Rp.1.441.831.099.00,- yang dikerjakan oleh CV. Ziddan Karya Mandiri dengan Pelaksanaan: 111 (seratus sebelas) hari kalender.

Menurut Ketua DPP LSM PUSAKA RI, Kasno Gustoyo. AH saat ditemui Media ini diruangannya, mengatakan,"Saya sangat Menyayangkan dan prihatin kondisi kegiatan proyek betonisasi peningkatan jalan Balaraja yang menelan anggaran cukup besar, tapi masih kurang maksimal. Diduga kurang maksimalnya pihak pengawas dan konsultan yang di berikan kewenangan untuk mengawasi proyek tersebut, sehingga mutu dan kualitas pembangunan sangat diragukan, "Kata Kasno. Senin (7/10).

Belum satu bulan sudah Retak-ratak seperti ini, bagai mana proyek yang lain nya, tambahnya.

"Saya berharap kepada pihak inspektorat kabupaten Tangerang untuk meninjau langsung Proyek betonisasi peningkatan jalan kecamatan balaraja untuk di tindak lanjutkan, agar kedepannya pembangunan diwilayah kabupaten Tangerang pada khususnya, bisa terjaga mutu dan Kwalitasnya. "Pungkasnya. (Rudi)