× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Diasuh Nenek 80 Tahun, Anak Yatim Piatu Ini Terpaksa di Larikan ke RS

Diasuh Nenek 80 Tahun, Anak Yatim Piatu Ini Terpaksa di Larikan ke RS

SHARE
Diasuh Nenek 80 Tahun, Anak Yatim Piatu Ini Terpaksa di Larikan ke RS

Hasan Syarifudin, SE, Tokoh pemuda Asal Desa Banda Eli, yang biasanya disapa Abang Allan saat membesuk Maria Sonya Werbitu di Rumah sakit.

*Hasan Syarjfudin Borut, SE, Harus Ada Dinas yang Khusus Menanganinya

Tual, sidaknews.com - Maria Sonya Werbitu 16 Tahun, Warga Kampung Pisang Yearler Kelurahan Lodar El Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual, harus dilarikan ke rumah sakit umum Karel Satsuitubun Langgur, akibat sakit yang dideritanya sejak kecil.

Maria merupakan anak yatim piatu, sejak kedua orang tuanya meninggal, maria dan adiknya kini dirawat oleh Nenek mereka yang berusia 80 Tahun,

Hasan Syarifudin,SE, tokoh pemuda Asal Desa Banda Eli saat berbincang dengan Nenek 80 tahun.

Nenek Berlinda Mehen 80 Tahun, kepada Media ini menjelaskan, dulu dirinya yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan kedua cucunya, namun karena usianya yang telah senja, maka sekarang yang bekerja adalah Maria.

“Maria sudah tidak sekolah,karena Sakit, dan hanya Marlon yang bersekolah sekarang kelas 1 SMP, ” jelasnya

Selain itu, nenek Berlinda juga menceritakan, sebelumnya pernah tinggal bersama anaknya yang merupakan orang tua Maria dan Marlon namun, kedua orang tuanya meninggal, sehingga Maria harus menggantikan posisi ibunya untuk mengurus sang Nenek dan adiknya, cerita Nenek yang bergeling air mata.

Tak tahan melihat suasana haru ini, Hasan Syarifudin, SE, Tokoh pemuda Asal Desa Banda Eli, yang biasanya disapa Abang Allan kepada media ini mengatakan, setiap tahun ada Musrembang yang selalu membicarakan hal-hal yang tekait dengan kegiatan Dinas, namun apakah mereka ini pernah disentil dalam pembicaraan dan Anggaran tetsebut,? tanya Allan.

Selain itu katanya, selama ini di luar sana kita kampayekan tentang tentang kesejahteraan dan memberantas kemiskinan, namun kenyataannya masih ada masyarakat dipinggiran Kota yang harus hidup dari hasil jualan bunga ditempat Pemakaman, ujarnya.

Borut juga mengatakan, harus ada Dinas yang dikhususkan untuk menengani masalah seperti ini, sehingga tidak tarjadi tumpang tindih pelayanan yang pada akhirnya saling mengharapkan.

" Harus ada Dinas yang dikhususkan untuk melayani masyarakat seperti maria ini, sehingga mereka tidak bingung harus ke dinas mana." tukasnya.

Usai menyambangi rumah Maria, Allan Borut bersama awak media ini langsung menuju Rumah Sakit Umum Karel Satsutubun Langgur untuk menjenguk Maria.

Pantaun media ini setibanya disana, Allan tak banyak berkata-kata, dia hanya diam memandangi wajah Maria dan sesekali membersihkan matanya, cepat sembuh ya..tutupnya. (SN.R/A)