× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Diusir dan Dianiaya Saat Menumpang Istirahat, Pria Ini Nekat Habisi Petugas Pos Jaga Malam

Diusir dan Dianiaya Saat Menumpang Istirahat, Pria Ini Nekat Habisi Petugas Pos Jaga Malam

SHARE
Diusir dan Dianiaya Saat Menumpang Istirahat, Pria Ini Nekat Habisi Petugas Pos Jaga Malam

Rekontruksi

Palembang, sidaknews.com - Apes menimpa Heru Priatna, kehadiran dirinya saat menumpang istirahat di pos jaga malam Perum Griya Poly, Kelurahan Lorong Pakjo, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang menghantarkan dirinya jadi tersangka kasus pembunuhan. Hal itu terungkap saat rekontruksi kasus pembunuhan Adi Asron yang digelar di Mapolsek Ilir Barat I Minggu (8/9/2019) oleh tersangka Heru Priatna.

Peristiwa naas tersebut terjadi (10/08/2019) dimana saat itu pelaku menumpang di pos jaga tersebut untuk melepas lelah setelah berkeliling mencari pekerjaan yang tak kunjung ia dapatkan.

Kasus bermula tersangka kecapean dan berniat numpang istirahat di pos jaga malam tempat korban kerja. Saat tersangka istirahat tidur di dalam pos, korban datang memarahi tersangka, mengusir dengan kasar serta menganiaya tersangka yang tidak melakukan perlawanan ataupun membalas.

Puas menganiaya tersangka, korban makan nasi bungkus sambil duduk di atas kursi. Saat korban duduk dikursi, tampa diduga tersangka mengambil pisau milik korban yang terletak di atas meja dalam pos tersebut. Pisau tersebut ditusukkan menembus dada korban dari belakang. Setelah ditusuk korban lari dan dikejar tersangka Heru Priatna dan kembali menusuk korban mengenai bagian punggung belakang kemudian korban jatuh ke tanah.

Saat korban jatuh dua orang saksi melihat kejadian tersebut dan kemudian bersama warga sekitar menangkap tersangka Heru Priatna. Krologi kejadian terungkap jelas dari rekontruksi yang diperagakan. Sebanyak 12 adegan diperagakan tersangka Heru Priatna yang di saksikan Darmawan dan Edi Siswanto.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Masnoni usai rekon mengatakan ada 12 adegan yang di peragakan tersangka dengan di saksikan dua orang saksi sesuai fakta kejadian.

"Rekontruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas dan mencari fakta kejadian" kata Kompol Masnoni. (Iskandar Mirza)