× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Dua Penjudi Diringkus Polres Labuhanbatu, Dua Mesin Jackpot Disita

Dua Penjudi Diringkus Polres Labuhanbatu, Dua Mesin Jackpot Disita

SHARE
Dua Penjudi Diringkus Polres Labuhanbatu, Dua Mesin Jackpot Disita

Dua mesin Judi Jakpot dan dua pria di amankan di Mapolres Labuhanbatu.

LABUHANBATU, sidaknews.com - Dua orang pria resmi ditetapkan sebagai tersangka usai terbukti melakukan tindak pidana perjudian jenis Jackpot, di rumah makan Deardo Jalan Sosopan, Desa Sosopan, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Selasa (03/12/19).

Kedua pria tersebut terkejut ketika personel Unit Resum Polres Labuhanbatu mendekatinya lalu mengamankannya.

Unit Resum Satreskrim Polres Labuhanbatu setelah mendapat laporan dari warga masyarakat yang dapat dipercaya bahwa di beroperasi judi jenis mesin Jackpot yang telah meresahkan warga.

Warga tersebut menceritakan semua yang ia ketahui, selanjutnya meminta pihak Kepolisian Resor Labuhanbatu untuk segera menindaklanjutinya.

Kepolisian Satreskrim Polres Labuhanbatu, Unit Resum, dipimpin Ipda Gunawan Sinurat, menggelar rapat bersama personel Tim III Opsnal dan menyimpulkan bahwa laporan warga tersebut layak untuk dipercaya, memutuskan bergegas menuju ketempat kejadian perkara (TKP).

Pukul, 14.30 wib, Jumat, (29/11), Tim III Opsnal Unit Resum tiba di tempat lokasi. Tim III Opsnal melihat seorang pria bernama Zulhendri, (36) Tahun, sedang asik bermain mesin Jackpot menggunakan koin logam yang disinyalir sebagai pelanggan tetap pemain judi mesin jeckpot langsung di amankan beserta barang buktinya.

Tanpa membuang waktu, petugas Tim III Opsnal Resum langsung memepet pria tersebut. Ternyata benar, pria itu mengaku bahwa koin mainannya terlebih dahulu ditukar menggunakan uang tunai.

Lebih jauh, pria itu juga membocorkan bahwa mesin Judi Jackpot yang ia mainkan adalah milik seorang pria bernama Mulyadi Saragih, Warga Desa Sosopan, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Tim III Opsnal langsung mengejar Mulyadi Saragih. Sungguh apes, Mulyadi dipergoki sedang asik duduk di rumahnya.

Kedua pria dan beberapa barang bukti itu lalu diboyong petugas ke Mapolres Labuhanbatu untuk penyidikan lebih lanjut.

Diruangan penyidik, Mulyadi Saragih berlaku jujur, ia mengaku 2 (dua) unit mesin Jackpot yang diboyong petugas adalah miliknya. Selanjutnya, telah beberapa lama menjalankan kegiatan haramnya.

Kepada wartawan, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jama Kita Purba, memaparkan sejumlah barang bukti yang disita petugas.

“Tersangka berjumlah 2 (dua) orang. Mereka sedang ditahan di Mapolres Labuhanbatu beserta barang buktinya dua unit mesin jackpot," ujarnya.

“Dari tangan tersangka, personil Tim III Opsnal Unit Resum berhasil menyita sejumlah barang bukti. Yakni, 2 (dua) unit mesin Jackpot. 243 Koin logam. Uang tunai senilai Rp. 25rb, (Dua puluh lima ribu rupiah)," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan kedua tersangka masih ditahan di Mapolres Labuhanbatu, guna mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. (Dody)