× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Forkopimda Kabupaten Sleman Studi Komparasi dan Koordinasi ke Pemkab Sergai

Forkopimda Kabupaten Sleman Studi Komparasi dan Koordinasi ke Pemkab Sergai

SHARE
Forkopimda Kabupaten Sleman Studi Komparasi dan Koordinasi ke Pemkab Sergai

Bupati Sergai Ir H Soekirman dan Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua Pemkab.

Sergai, sidaknews.com - Kunjungan Forkopimda Kabupaten Sleman sebagai sebuah kehormatan mengingat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merupakan Kabupaten pemekaran yang masih berusia muda dibanding Kabupaten/Kota lain di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Namun walaupun masih terhitung muda, sudah banyak prestasi Kabupaten ini yang pantas dibanggakan dan disejajarkan dengan daerah lain di Sumut.

Demikian diungkapkan Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya saat menerima kunjungan jajaran Forkopimda Kabupaten Sleman yang dipimpin Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si dan Wabup Sleman Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes dalam melakukan Studi Komparasi mengenai Studi Komparasi penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum dan Koordinasi Forkopimda dengan Kabupaten Sergai yang bertempat di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (8/10).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny Hj drg Khairani Hadi Winarno, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Pejabat Administrator dan Pengawas.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga memperkenalkan secara ringkas aspek geografis dan demografis serta informasi terkini Pemkab Sergai. “Pada tahun 2019 ini Sergai akan menyelenggarakan pemilihan Kepala Desa di 122 desa yang tersebar di 16 kecamatan dan disusul di tahun 2020 akan diadakan Pilkada.

Mengenai program “Desa Wisata” juga disinggung secara khusus oleh Bupati sebagai salah satu cara untuk mengembangkan produk unggulan desa dan kawasan pedesaan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Desa wisata tersebut terdiri dari desa wisata tani serta desa wisata arung jeram. “Kedua desa wisata ini dikelola oleh BUMDes dan dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan modal sosial yang dimiliki oleh desa tersebut," imbuh Bupati Soekirman.

Sementara Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si menyebutkan bahwa kunjungannya bersama rombongan Forkopimda ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas dan wawasan, serta mendapat komparasi atas praktik dan koordinasi penyelenggaraan urusan Pemerintahan Umum di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai.

Kita pahami bersama bahwa ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) menjadi salah satu kunci utama dalam upaya kita melaksanakan pembangunan. Kami ingin mengetahui dari dekat tentang kebijakan Pemkab Sergai dalam upaya mendukung dan menjadi kondusivitas keamanan dan ketertiban umum,” tandas Sri Purnomo.

Seperti halnya di Sergai, lanjut Purnomo, konsep Desa Wisata juga sudah diterapkan di 47 desa di Sleman.

Pengembangan desa wisata di Sleman merupakan hasil dari kolaborasi masyarakat dan pemerintah yang membentuk sinergitas dan keberlangsungan (sustainability), sebutnya.

Untuk itu, kami berharap agar Bapak Bupati Sergai pada saatnya nanti dapat berkunjung langsung ke Sleman dan meninjau Desa Wisata yang ada di Kabupaten Sleman, sehingga dapat melihat gambaran yang lebih lengkap tentang pengelolaan desa wisata, terang Bupati Sleman.

Pada kesempatan kunjungan ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua Pemkab yang berisi poin kerja sama :
1. bidang pengembangan smart city dan. egovernment,
2. pengembangan kebudayaan,
3. pariwisata dan ekonomi kreatif,
4. pengembangan sumber daya manusia,
5. promosi dan pengembangan usaha. mikro kecil dan menengah,
6. industri, perdagangan dan investasi,
7. penataan ruang/wilayah dan infrastruktur perkotaan, perencanaan daerah, ketahanan pangan dan pertanian dan bidang-bidang lain yang disepakati bersama sesuai dengan kebutuhan. (RS)