× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Gasak Mesin ATM, Ratusan Juta Raib Dibekuk Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan

Gasak Mesin ATM, Ratusan Juta Raib Dibekuk Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan

SHARE
Gasak Mesin ATM, Ratusan Juta Raib Dibekuk Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH, MH saat pemaparan dan menunjukan barang bukti.

Belawan, sidaknews.com - Kepolisian Resort Pelabuhan Belawan menggelar press confrence pemaparan pengungkapan kasus pembobolan dan penipuan yang mengakibatkan korban mengalami kerugian bernilai ratusan juta rupiah di dalam ATM.

Pemaparan pengungkapan kasus penipuan tersebut di pimpin oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH, MH di dampingi Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra SH yang dilaksanakan di Aula Polres Pelabuhan Belawan. Selasa (08/10/19).

Dalam keterangan Persnya Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan, tersangka pembobol ATM ini bernama Muammar alias Amar (33) warga Jalan Baru Gang Sederek Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yang melakukan aksi penipuan.

Pelaku di bekuk berkat laporan korban dengan nomor polisi LP/151/IX/2019/SU/SPKT PEL BLWN tanggal 17 September 2019 di ATM BNI Anugrah Swalayan Jalan Marelan Raya Pasar V Kelurahan.Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan," kata Kapolres.

Saat di tanya tersangka mengaku kalau ia beraksi dibantu oleh 2 orang rekannya yang saat ini masih DPO.Aksi jahat penipuan spesialis di.ATM tersebut sudah 3 kali dilakukannya dengan modus menganjal lobang mesin ATM dengan sebatang tusuk gigi.

Lanjut Kapolres, saat itu korban memasukkan kartu ATM namun tidak bisa di masukan kemudian si tersangka berpura-pura menawarkan bantuan untuk memasukkan ATM namun dibantu rekan lainnya berpura-pura menjadi nasabah dengan cepat menukar kartu ATM.Selanjutnya kartu ATM asli milik korban langsung dilarikan hingga akhirnya uang korban dikuras habis di lokasi ATM di tempat berbeda.

Selain meringkus tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yakni 2 unit sepeda motor, 1 unit Handphone Merk OPPO F5, uang tunai Rp 11.200.000, 1 unit HP Merk Oppo, 2 unit HP, 1 buah kalung emas, 1 pasang kerabu, dua buah cincin emas, 1 buah dompet, 6 buah buku tabungan, 1 unit Handphone merk Samsung, 1 buah kartu ATM, 1 unit AC Merk Sharp dan 1 unit baju bewarna merah," terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim menambahkan, pada jumat 13 September 2019 sekira pukul 13.00 WIB pada saat itu korban pergi ke ATM BNI yang ada di swalayan Anugrah Marelan dengan tujuan untuk mentransfer uang.

Setiba korban di ATM korban memasukkan kartu ATM namun tidak bisa masuk lalu ada seorang laki-laki yang menawarkan jasa membantu korban untuk memasukkan kartu ATM kedalam mesin ATM dan meminta Pin ATM kepada korban. Tanpa sadar korban memberikan nomor Pin nya kepada laki-laki tersebut," terangnya

Kemudian pada Selasa tanggal 17 September 2019 pihak BNI menghubungi korban bahwa ada transfer uang yang mencurigakan dari ATM pelapor kemudian korban mengecek kartu ATM korban sudah berbeda sehingga degan kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 773.063.270 merasa keberatan akhirnya korban membuat laporan pengaduan ke Polres Pelabuhan Belawan.

Pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolres Pelabuhan Belawan untuk.proses hukum selanjutnya," tutupnya. (Handoko)