× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Ini Tanggapan Pihak Perhutani Purwakarta, Terkait Adanya Satu Orang Meninggal Dunia

Ini Tanggapan Pihak Perhutani Purwakarta, Terkait Adanya Satu Orang Meninggal Dunia

SHARE
Ini Tanggapan Pihak Perhutani Purwakarta, Terkait Adanya Satu Orang Meninggal Dunia

Pejabat Perhutani wilayah Purwakarta.

 Purwakarta, sidaknews.com - Terkait adanya informasi atau berita melalui media online, salah satunya di media  online Sidaknews.co, dengan pemberitaan adanya kebakaran hutan milik perhutani pada Rabu siang (18/09/2019) di Kampung Karajan Rt 02, Rw 01 Desa Cibungur Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, yang menimbulkan satu orang meninggal dunia mendapat tanggapan dari pihak Kehutanan Purwakarta.


Kepada awak media Sidaknews.co Asep Saepudin selaku wakil Administartur (Adm) Perhutani Purwakarta, melalui pressrelease Perhutani, bahwa kebakaran hutan dan lahan terjadi akibat dari pembakaran rumput dan serasah yang disinyalir dilakukan oleh salah satu warga di sekitar kawasan hutan yang mengakibatkan warga tersebut meninggal dunia terjebak dengan semakin besarnya api yang membakar karena tiupan angin yang cukup kencang.

Warga meninggal dunia bernama Rastam (60), warga Kampung Maleber, Desa Banyuasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, dengan kronologis kejadian sebagai berikut, pada Rabu (18/09/2019) pukul 13.50 wib, ada laporan yang menginformasikan terjadi kebakaran hutan, seketika itu petugas Perhutani (Asper, KRPH dan mandor), anggota polsek dan Babinsa serta dibantu beberapa warga langsung bergegas menuju lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman api serta membuat sekat bakar, api dapat dipadamkan pada pukul 14.20 wib.

Namun dari salah satu warga mengingatkan sebelum terjadi kebakaran menyampaikan ada warga sedang membabat rumput dan diketahui korban sudah meninggal dunia di lokasi yang diduga korban memiliki penyakit asma. Pada saat kebakaran terjadi diduga asma korban kambuh akibat menghirup asap dari lahannya yang terbakar. Selanjutnya kejadian tersebut ditangani oleh Polsek Bungursari dan Porles Purwakarta.


"Korban bukan penggarap, tapi anggota masyarakat entah di suruh siapa membakar ilalang atau rumput di area perhutani itu belum diketahui," ujar Asep keoada Sidaknews.com pada Kamis (19/09/2019)

Lebih lanjut Asep mengatakan, "Atas meninggalnya Rastam, pihak perhutani turut berbela sungkawa, dan hari ini pimpinan perhutani Purwakarta mendatangi keluarga korban ke rumah duka di Karawang," pungkasnya. (MH)