× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Investor Asal Medan Ingin Bangun Pabrik Tapioka di Madina

Investor Asal Medan Ingin Bangun Pabrik Tapioka di Madina

SHARE
Investor Asal Medan Ingin Bangun Pabrik Tapioka di Madina

Bupati Madina Drs Dahlan Hasan bersama Sekda dan Kepala SKPD saat berbincang-bincang dengan Ivestor.

Mandailing Natal, sidaknews.com - Bupati Mandailing Natal Drs Dahlan Hasan Nasuton sambut kedatangan tiga investor Sumut yakni, Surianto, Hengky Suwongso dan Wenan yang ingin berinvestasi di Madina, di rumah Dinas Bupati, jum'at (1/11/2019).

Dalam pertemuan itu juga dihadiri Sekda, Kadis Pertanian, Kadis Perdagangan, Bappeda, Kadis Pertanahan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Pora, Kadis Ketapang, Kadis PMPPTSP, Kadis Kesehatan, Kadia Kominfo, Kadis PUPR, Bagian Perekonomian.

Investor tersebut berkeinginan membuka perkebunan ubi kayu dan pabrik tapioka di Madina

Surianto, salah seorang pengusaha Tapioka asal Medan menyampaikan keinginannya berivestasi dalam bidang Tapioka di Madina ini karena Kabupaten tersebut memiliki potensi sumber daya alam dengan kualitas ekspor.

"Dari dilihat dari geografis Madina memiliki potensi sumber daya alam dengan kualitas ekspor," katanya.

Selain memiliki pangsa pasar yang jelas, pengembangan investasi ubi kayu ini juga didukung oleh jalur transportasi laut mengingat pelabuhan Palimbungan akan berfungsi.

Keinginannya mendirikan pabrik tapioka di kabupaten itu sangat besar. Namun dia meminta luas lahan yang kongkrit untuk lokasi pendirian pabrik serta lokasi perkebunannya.

Surianto menjelaskan, untuk bahan baku pabrik tapioka proyeksinya paling minimum membutuhkan 500 ton ubi kayu perhari. Tentu dengan jumlah ini harus didukung dengan bahan baku yang cukup. Sedangkan untuk lahan yang dibutuhkan adalah seluas 6.500 hektar.

"Kita lihat dulu persiapan lahan apakah sesuai atau mencukupi dengan kapasitas minimum yang diharapkan," ujar pengusaha yang sudah 30 tahun bergerak dalam bidang tapioka itu.

Mengingat program ini bertujuan untuk memperbaiki perekonomian warga, dirinya mengharapkan peranan dan dukungan dari semua pihak terutama masyarakat.

Sementara itu, Bupati Madina, Drs. Dahlan Hasan Nasution mengharapkan dengan masuknya investor tersebut kedepan dapat menolong perekonomian warga di Madina.

"Selain investor tapioka sejumlah investor perikanan, peternakan sapi dan kambing juga menyatakan ketertarikannya berinvestasi di Madina," sebut bupati.

Kadis Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga menyebutkan lokasi yang direncanakan untuk mendukung perkebunan ubi kayu sebagai bahan baku tapioka ini berada di Kecamatan Naga Juang, Siabu dan Kecamatan Bukit Malintang.

"Lokasi yang memenuhi syarat untuk perkebunan untuk ubi ini ada tiga sasaran yakni Naga Juang, Bukit Malintang, Siabu, dengan luas 6.492 ha yang semuanya lahan masyarakat," kata kadis. (putra)