× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Kabut Asap di Palembang, Udara Pada Level Bahaya

Kabut Asap di Palembang, Udara Pada Level Bahaya

SHARE
Kabut Asap di Palembang, Udara Pada Level Bahaya

Lesty Nuraini kadiskes provinsi Sumsel memberikan ket pers terkait kwalitas udara di Palembang dan sekitarnya.

Palembang, sidaknews.com - Kabut asap di Palembang semakin tebal dan berbahaya bagi kesehatan. Hal ini di sampaikan kadiskes provinsi Sumatera Selatan Lesty Nuraini usai menggelar rapat kordinasi dengan stake holder atau unsur terkait di mapolda Sumsel.Kamis (19/09).

Kelembaban dan ketebalan udara di Palembang dan wilayah sekitarnya seperti kabupaten Banyuasin Muba OI dan OKl telah berbahaya bagi kesehatan karena menyebabkan penyakit seperti Ispa walaupun sifanya masih plutuaktif kata Kepala Badan Lingkungan hidup dan pertanahan provinsi Sumsel, Terangnya Edwarv Chandra.

Termasuk tidak sehat karena komposisi udara berdasarkan niai ukur yang berada di simpang empat DPRD provinsi Sumatera Selatan berkatagori 101 -. 199 kota Palembang berada di nilai 147 lanjut Edwar. Hal itu berdasarkan pantauan udara sejak Rabu (18/09) pukul 15.00 hingga sekarang Kamis (19/09) jam 11. 00 selama 14 jam.

Sedangkan Kadinkes Lesty Nuraini melanjutkan dampat udara akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumsel berbahaya bagi kesehatan masyarakat khususnya balita dan anak anak serta lanjut usia karena berdampak pada penyakit khususnya Ispa.

Lebih lanjut Nuraini mengatakan agar tidak menghisap udara asap di sarankan masyarakat untuk memakai masker dengan benar.

"Penyakit Ispa atau pernapasan di sebabkan virus dan bakteri mengakibatkan pernapasan terganggu yang seperti iritasi hidung dan lainnya gejalahnya deman," kata kadiskes.

Sekarang pemerintah provinsi dan kabupaten telah menyiapkan posko puskesmas siaga termasuk tenaga medis agar masyarakata cepat dapat perawatan dan pertolongan jika ada gejalah. (Iskandar Mirza)