× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Kebakaran lahan di Bukit Hasar Halihi Berhasil di Padamkan Setelah Lima Jam

Kebakaran lahan di Bukit Hasar Halihi Berhasil di Padamkan Setelah Lima Jam

SHARE
Kebakaran lahan di Bukit Hasar Halihi Berhasil di Padamkan Setelah Lima Jam

Masyarakat bersama Petugas tampak melakukan Pendinginan ketika terjadi kebakaran Lahan di kawasan perbukitan Hasar Halihi, kelurahan Sitamiang baru, kota Padangsidimpuan. Selasa (10/9) kemarin.

Sidimpuan, sidaknews.com - Hampir lima jam api menyala membakar lahan di Perbukitan Hasar halihi kelurahan Sitamiang Baru, kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan yang ditumbuhi ilalang hangus terbakar, Selasa (10/9),kemarin.

Kawasan Perbukitan yang terjal yang tidak bisa dilalui kendaraan menyulitkan proses pemadaman, sehingga masyarakat sekitar dibantu dengan petugas hanya mengandalkan alat seadaanya, ditambah tiupan angin kencang yang berhembus di wilayah itu sedikit mempersulit proses pemadaman api.

Petugas berusaha sekuat tenaga untuk melakukan pemadaman mengingat lokasi kebakaran cukup dekat lahan dan perkebunan milik warga yang mudah terbakar karena di tumbuhi Ilalang yang mudah terbakar.

"Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padangsidimpuan, Dori Padonna kepada wartawan, Selasa (10/9/2019) Sore saat di konfirmasi membenarkan kebakaran lahan itu. Dijelaskannya, sekitarar dua hektare lahan di Bukit Hasar Halihi terbakar yang belum jelas siapa yang melakukan pembakaran. Namun hingga saat ini pihaknya b elum diketahui penyebab kebakaran itu terjadi. Kejadiannya sekitar pukul 13.30,” ujarnya.

Setelah mendapat informasi adanya peristiwa kebakaran tersebut pihaknya langsung menerjunkan tim Pemadam Kebakaran sebanyak tiga unit armada untuk di terjun ke lokasi untuk melakukan pemadaman, namun Tim menemui kendala karena lokasi titik api tak bisa di jangkau dan tak bisa dilalui kendaraan apapun ,terpaksa petugas hanya bisa melakukan proses pendinginan di areal lahan yang belum terbakar untuk menghindari rembetan api akibat kencangnya hembusan angin di kawasan itu, tutur Padonna.

 Padonna Juga menuturkan akibat sulitnya medannya tim sebagian terpaksa memadamkan api dengan cara manual dengan cara memukul titik api menggunakan dahan pohon yang ada di lokasi.

“Selain itu, angin pada saat itu cukup kencang. Apalagi ilalang yang ada di lokasi dalam kondisi kering sehingga sulit melakukan pemadaman,” katanya.

Di tengah kondisi itu, Pemadam Kebakaran harus berusaha dengan cepat untuk melakukan pemadaman api lantaran di lokasi itu banyak lahan yang mudah terbakar.

“Kami bersama warga dan Polisi membutuhkan Waktu 5 jam untuk melakukan pemadaman. Kami berusaha agar tidak meluas ke lokasi yang mudah terbakar karena cukup dekat dengan lahan yang mudah terbakar, "Kata Kadis.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak sembarangan membuang puntung rokok bila melintasi perbukitan itu, apalagi kondisi sekarang lagi musim kemarau panjang dan potensi kebakaran sangat tinggi. Tutupnya dengan harapan warga agar tidak sembarangan membakar lahan. (sabar)