× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Ketua DPD SP PT.PLN UIW Babel Menghimbau Masyarakat Untuk Menjauh dari Jaringan Tengangan Menengah

Ketua DPD SP PT.PLN UIW Babel Menghimbau Masyarakat Untuk Menjauh dari Jaringan Tengangan Menengah

SHARE
Ketua DPD SP PT.PLN UIW Babel Menghimbau Masyarakat Untuk Menjauh dari Jaringan Tengangan Menengah

Ketua DPD Serikat Pekerja PT.PLN (SPPTPLN) Unit Induk Wilayah Propinsi Bangka Belitung Paizal.

Pangkalpinang, sidaknews.com - Desy Andikan Susilawati (24) Korban sengatan listrik tegangan 20KV di tempat kerja pada (28/7/2019) membuat para pegawai PT PLN Bangka Belitung yang tergabung dalam Serikat Pekerja PT PLN Unit Induk Wilayah propinsi Bangka Belitung merasa iba serta masyarakat Babel yang mengetahuinya, jumat (20/9)

kejadian Desy tersengat listrik yang sempat viral di medsos beberapa waktu lalu karna membutuhkan dana sebesar Rp50 juta untuk biaya operasi cangkok pada kepalanya yang berlubang akibat luka bakar dari sengatan listrik tersebut membuat masyarakat peduli untuk pengalangan dana membantu korban serta pegawai PT PLN ikut sumbangan membantu korban yang saat ini mulai membaik.

Desy korban sengatan listrik.

Ketua DPD Serikat Pekerja PT.PLN (SPPTPLN)Unit Induk Wilayah Propinsi Bangka Belitung Paizal, saat ditemui awak media di Kantor PT.PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Jum'at(20/9/2019) sekira pukul.09.00 Wib mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan secara langsung kepada korban di RSUD Depati Hamzah pada Rabu(18/9/2019) adalah wujud rasa kasihan, empati, simpati dari seluruh pegawai PT.PLN Bangka Belitung untuk membantu meringankan beban yang di alami Desy Andika Susilawati dan Keluarganya.

"Bantuan yang diberikan secara langsung kepada korban kemarin adalah salah wujud rasa empati, Simpati, para pegawai PT.PLN Bangka Belitung atas musibah yang di alami Desy, karena di dalam aturan PT.PLN tidak mengcover itu, maka tergeraklah hati kami karena secara kemanusiaan betul - betul kasihan mengingat andai saja kejadian itu menimpa keluarga atau orang - orang terdekat kita, maka akhirnya kami dari Serikat Pekerja PT PLN propinsi Bangka Belitung menggedor seluruh pegawai PLN untuk membantu korban demi meringankan bebannya", terangnya.

Lebih Lanjut Paizal yang juga Humas di PT.PLN Unit Induk Wilayah Propinsi Babel menghimbau kepada seluruh masyarakat propinsi Bangka Belitung untuk mewaspadai jaringan - jaringan PLN baik di Rumah, di Gedung agar kejadian serupa tidak terjadi lagi kepada masyarakat.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk berhati hati listrik itu dari pembangkit sampai masuk ke kamar kita ada listrik, kamar mandi ada listrik maka jauhi sejauh mungkin jangan terlalu dekat, kalau untuk tegangan 20Kv seperti yang menimpa saudari Desy jarak aman adalah minimal 5 meter atau kalau bisa sejauh mungkin",Himbaunya.

Paizal pun menyatakan bahwa pihak PLN akan terus menghimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat apabila membangun rumah, Gedung, Ruko, dan sebagainya agar jarak bangunan dari jaringan listrik tegangan 20Kv minimal 5 meter atau lebih karena apabila terlalu dekat dampaknya akan fatal untuk penghuni bangunan tersebut.

"Kami dari Pihak PLN selalu menghimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat apabila membangun gedung, rumah, ruko dan sebagainya agar jarak bangunan dari jaringan listrik tegangan 20Kv agak jauh karena apabila terlalu dekat maka akan berdampak Fatal, iya kalau si pemilik bangunannya memang paham tapi di dalam bangunan tersebut kan ada yang lainnya seperti anak - anaknya, para pegawainya ,jangan sampai mereka yang belum paham menjadi korbannya", harapnya.

Paizal berharap apabila masyarakat memahami, mengerti, menerima serta menerapkan himbauan yang sudah disosialisasikan oleh pihak PLN akan bahaya dari jaringan - jaringan listrik tegangan 20KV seperti yang di alami saudari Desy, maka kejadian serupa tidak akan terjadi lagi kepada masyarakat dan tidak hanya itu.

Pihak PLN pun menghimbau kepada masyarakat untuk memerhatikan jaringan - jaringan listrik di dalam rumah seperti kabel yang terkelupas, saklar - saklar lampu serta peralatan - pelaratan yang menggunakan listrik agar di pastikan semuanya aman supaya tidak merugikan kita dan apabila ingin bepergian keluar rumah pastikan peralatan listrik tidak terpasang untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan seperti konsleting listrik yang dampaknya akan menyebabkan kebakaran pada tempat tinggal kita. (fajri)