× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Perkelahian Antar Pelajar, Kapolres Padangsidimpuan Lakukan Mediasi

Perkelahian Antar Pelajar, Kapolres Padangsidimpuan Lakukan Mediasi

SHARE
Perkelahian Antar Pelajar, Kapolres Padangsidimpuan Lakukan Mediasi

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya S.IK.M.H Ketika memberikan arahan kepada Pelajar yang terlibat keributan Acara Mediasi dengan berdamai ini berlangsung di Aula Mapolres Padangsidimpuan, Senin (16/9).

Sidimpuan, sidaknews.com - Pasca perkelahian antar pelajar SMA.N.1 dengan SMKN 1. SMK 2 dan SMA 6 di jalan tonga kelurahan wek. kecamatan. Padangsidimpuan utara yang terjadi, Jumat (13 sept 2019) sekira pukul 11.30 wib lalu, akhirnya berhasil dimediasi perdamaian oleh jajaran Polres Padangsidimpuan.

Sebelum dilakukan Mediasi Pihak Polres Padangsidimpuan sudah terlebih dahulu melakukan pembinaan kepada semua para Pelajar yang terlibat keributan dengan cara membimbing secara Islamiah yang di Pandu oleh Ustadz ust Syafi' i (Polres Padangsidimpuan), Ustadz Abu habib (at- Taubah), Ustadz Roma (at- Taubah).

Setelah melakukan pembinaan selanjutnya Senin (16/09) dilanjutkan mediasi Perdamian dengan kedua belah pihak yang berlangsung di Aula Mapolres Padangsidimpuan dihadiri langsung Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya S.IK.MH didampingi kasat Reskrim Abdi Abdullah SH, kacabdis kota Padangsidimpuan Fahri Siregar, Kepala Sekolah SMA Neger 2, kepala sekolah SMA Negeri 6, Kepala sekolah SMK Negeri 1 dan kepala sekolah SMA Negeri 1, hadir juga ustadz Syafi' i (polres Padangsidimpuan), Ust Abu habib (at- Taubah), Ustadz Roma (at- Taubah) serta Para guru dan orang tua atau wali murid masing-masing.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya S.IK.M.H , meminta agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dikemudian hari. 

“Hendaknya para murid dapat mendiskusikan terlebih dahulu apabila terjadi perselisihan sehingga tidak sampai menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan,” kata dihadapan semua Guru dan Orangtua Murid.

Dikatakan, sesungguhnya perkelahian bukan merupakan suatu solusi penyelesaian masalah, melainkan hanya menimbulkan kerugian dan hal negatif lainnya. “Peran orang tua dan keluarga serta kita semua penting dalam mendidik anak untuk berperilaku baik sangat diharapkan,” katanya

Disamping itu, lanjut mantan Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut tersebut menuturkan agar para guru juga dapat memberikan nasehat-nasehat mendidik agar perilaku siswa terbina dengan baik, di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah," Ucapnya.

Sementara dari kacabdis Kota Padangsidimpuan FAHRI SIREGAR Menyampaikan bahwa kejadian perkelahian antar siswa sekolah ini merupakan hal yang tidak boleh terulang kembali karena hal ini merugikan semua pihak baik itu dari siswa itu sendiri, orang tua dan keluarga, sekolah serta Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri.

“Mediasi yang dilakukan atas gagasan Kapolres Padangsidimpuan merupakan penyelesaian dengan hasil yang baik untuk semua pihak. Hal ini patut kami haturkan terima kasih banyak,” imbuh Fahri.

Hal senada disampaikan para Kepala Sekolah yang hadir mengucapkan terimakasih serta dukungan dan apresiasi kepada Kapolres Padangsidimpuan dan jajaran atas gagasan dilaksanakannya mediasi ini dan dengan kehadiran Kasat Reskrim Polresta Padangsidimpuan AKP Abdi Abdullah SH yang mana atas terselenggaranya mediasi ini sehingga menghasilkan penyelesaian yang diterima dengan baik oleh semua pihak dan meminta kepada seluruh Pelajar yang ikut serta dalam keributan yang terjadi beberapa waktu lalu untuk tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Pantauan Wartawan di Aula Mapolres Padangsidimpuan dalam acara mediasi perdamaian tersebut ditandai penandatanganan berita acara hasil mediasi antara para keluarga Pelajar disaksikan oleh Disdik, Kepala Sekolah dan perwakilan guru. Mediasi yang dilakukan menghasilkan kesepakatan yaitu, tidak mengulangi perbuatan yang merugikan kedua belah pihak. Kemudian, kedua belah pihak telah membuat kesepakatan perdamaian untuk tidak mengulangi Perbuatan tersebut. (sabar)