× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Tebing Tinggi Terima Penghargaan TPID Teladan

Tebing Tinggi Terima Penghargaan TPID Teladan

SHARE
Tebing Tinggi Terima Penghargaan TPID Teladan

Sekdako Tebing Tinggi Marapusuk Siregar SH menerima penghargaan TPID dari Gubsu H Edy Ramayadi disela-Sela kegiatan Rakor TPID se Sumut di Sudirman Grand Ballroom polonia Hotel Medan, Senin (7/10).

Tebingtinggi, sidaknews.com - Walikota Tebing Tinggi ir H. Umar Zunaidi Hasibuan MM diwakili Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Marapusuk Siregar SH, menerima Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumutra Utara (Gubsu) H. Edy Rahmayadi di Sudirman Grand Ballroom Polonia Hotel Medan 7/10

Pada kesempatan tersebut, Gubsu H Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa menjaga laju inflasi ibarat seperti mengendalikan tensi darah di tubuh manusia. Untuk itu, Gubsu meminta seluruh pihak bisa menggeluti persoalan harga komoditi tertentu, khususnya cabai merah, bawang, daging ayam dan lainnya.

“Kepada semuanya, saya ingatkan soal inflasi, khususnya di kabupaten/kota, hal itu seperti pengukur tensi. Tidak bisa tinggi, tak bisa juga terlalu rendah,” ungkap Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Sumut sekaligus pemberian penghargaan TPID Award kepada kabupaten/kota.

Dalam kegiatan Rakor TPID se-Sumut dengan tema ‘Sinergitas Informasi dan upaya Peningkatan Produktivitas Pangan serta Kerjasama Perdagangan Antar Daerah di Sumut ini, turut dihadiri Kepala BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi, Kepala Kantor KPPU Sumut Ramli Simanjuntak, Kabulog Divre Sumut Basirun, sejumlah Kepala Daerah dan pimpinan OPD Sumut terkait.

Diingatkan Gubernur bahwa persoalan inflasi tidak bisa dipisahkan dari urusan pangan rakyat. Sehingga seluruh pihak berkewajiban memikirkan dan mengurusi persoalan masyarakat, bahkan komoditi seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, daging ayam dan lainnya yang sempat dikeluhkan masyarakat maupun para pedagang.

“Kenapa saya mau bicara cabai merah, karena ini sempat membuat kita naik tensi. Makanya kenapa kita bergelut soal ini, karena itu juga saya ingin bertemu importir, bagaimana penjelasan mereka,” imbuh Gubsu Edy.

Sementara Kepala Perwakilan BI Sumut, Wiwiek Siswo Widayat menyampaikan bahwa tekanan inflasi masih memungkinkan muncul di November 2019, sebab kebutuhan pangan yang terus ada, rentan menyumbang inflasi yang besar di tahun ini.
Untuk Sumut, selain cabai merah yang tertinggi, ada juga komoditi pangan lain yang juga mempengaruhi.

“Kalau amannya, seperti cabai merah tidak boleh melebihi Rp 42 ribu, sehingga kalau bisa dikendalikan, inflasi kita bisa 4 persen.,” sebutnya.

Dijelaskan Wiwiek Siswo, bahwa produksi cabai dan komoditi pangan lainnya, harus didata dengan baik, sehingga bisa diproyeksikan dan dapat diantisipasi. Sebab selama tidak ada data valid sebagai dasar analisis, tidak akan dapat diproyeksikan bagaimana langkah ke depan, khususnya menghadapi berbagai momentum seperti hari besar keagamaan.

“Selama tidak ada data itu, kita akan sulit mengantisipasi inflasi,” tandasnya lagi. .

Disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Syech Suhaimi menyebutkan bahwa secara kumulatif pada tahun ini hingga Agustus, laju inflasi kumulatif berdasarkan indeks harga konsumen (IHK) se-Sumut mencapai 5,40 persen atau melebihi sasaran 4,50 persen.

"Dengan rincian untuk IHK Sibolga 4,96 persen, Pematang Siantar 2,49 persen, Medan 5,90 persen dan Padang Sidempuan 2,95 persen," terangnya.

Kegiatan tersebut, diisi dengan pemberian penghargaan ‘TPID Award' kepada sejumlah daerah seperti Kota Sibolga (TPID Terbaik Kota IHK), TPID Berprestasi seperti Karo, Pematang Siantar, Taput dan Padang Sidempuan. Serta TPID Teladan yakni Deli Serdang, Tebing Tinggi dan Medan.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan diskusi bersama TPID kabupaten/kota terkait upaya mengantisipasi laju inflasi daerah.

Menurut Kabag Adm Perekononian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Tebing Tinggi, penghargaan ini adalah untuk kedua kalinya Pemko Tebing Tinggi memperoleh TPID Award Teladan dari Pemprovsu yakni tahun 2018 dan 2019. (Hans)