× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Wanita Hamil yang Meninggal di Kawasan Bukit Simarsayang Akibat Sakit Mendadak

Wanita Hamil yang Meninggal di Kawasan Bukit Simarsayang Akibat Sakit Mendadak

SHARE
 Wanita Hamil yang Meninggal di Kawasan Bukit Simarsayang Akibat Sakit Mendadak

suasana Rumah duka Selasa (10/9) Malam, di Jalan Bersama, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Sidimpuan, sidaknews.com - Warga Jalan Bersama, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan pada Selasa (10/9) sore, jadi geger pasalnya suara ambulans dari RS Metha Medika Padangsidimpuan memecah suasana di kampung itu tatkala membawa jasad Sari Bintang br Harahap (32) yang sudah mayat ke rumah orangtuanya di kampung tersebut.

Beberapa menit kemudian, mobil Satreskrim Polres Kota Padangsidimpuan menjemput jasad yang terdaftar sebagai warga Parau Sorat, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan itu untuk dibawa ke kamar Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Kota Padangsidimpuan. Guna pemeriksaan, sebab adanya kejanggalan.

Anehnya, menurut kasir di RS Metha Medika, ambulans milik mereka itu awalnya dipesan sewa oleh seseorang yang mengaku sebagai Hamdani Siringo-ringo, untuk menjemput jasad korban di kawasan Tor Simarsayang untuk mengantarkannya ke rumah duka di Jalan Bersama, Kelurahan Losung Batu.
“Kalau pasien kami tidak ada yang meninggal hari ini, yang masuk juga tak ada. Tapi memang ada tadi pesan sewa ambulans antar jenazah, bukan dibawa kesini,” ungkap seorang pegawai yang berjaga di bagian meja kasir, dan administrasi daftar pasien di rumah sakit yang berada di Jalan SM Raja Kota Psp itu.

Di kamar jenazah RSUD Kota Psp. Jasad Sari Bintang dibaringkan menjalani proses pemeriksaan secara luar, visum et repertum oleh perawat di rumah sakit itu.

Dari sini diketahui, pada tubuh korban terdapat dua luka lebam pada punggung belakang, luka lebam pada pinggang belakang kanan, hematon pada kepala belakang, dua luka lebam pada dada atas dan kemaluan mengeluarkan cairan.

Malangnya lagi, ternyata korban yang diketahui berstatus janda dari seorang bernama N, dalam keadaan hamil. Perawat yang melakukan pemeriksaan luar sesekali meraba dan menekan bagian perut jasad itu, saat mereka mendapati kandungan sudah membentuk jasad bayi di dalamnya, mereka pun memperkirakan usia kandungan sudah mencapai tujuh bulan.

Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Abdi Abdillah SH. Kepada Wartawan, Rabu (11/10) Mengatakan, pada awalnya, korban bermain bersama temannya, seorang perempuan di Tor Simarsayang, kemudian mengeluhkan sesak nafas, dan tak lama kemudian terjatuh.

“Kemudian orangtua temannya menelpon ambulans dan diantarkan ke rumahnya langsung. Mereka juga memberikan kabar pada orangtua korban,” katanya sementara belum dapat menyimpulkan motif kematian korban.

Sementara, Awalnya Polisi akan membawa jasad korban ke Rumah Sakit di Kota Medan untuk di lakukan proses autopsi guna mengungkap penyebab kematiannya.

karena Pihak keluarga tidak mengijinkan untuk di lakukan Otoupsi karena yakin Almarhum meninggal karena mengalami Sakit, maka Jasad Korban sudah di semayamkan di rumah duka di Jalan Bersama, Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, rencananya hari ini Jasad Korban di makamkan.

Belakangan diketahui, korban bekerja di salah satu pakter milik Marga Harahap di kawasan tempat wisata Tor Simarsayang. (sabar)