× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda tebagsel Akibat Mendapat Kekerasan, Asima Demo di Kantor Bupati Tapsel

Akibat Mendapat Kekerasan, Asima Demo di Kantor Bupati Tapsel

SHARE
Akibat Mendapat Kekerasan, Asima Demo di Kantor Bupati Tapsel

Aksi unjuk rasa Mahasiswa dan Pers yang bergabung dengan Aliansi Aksi Mahasiswa Pemuda Tapanuli Bagian Selatan (ASIMA) di kantor Bupati Tapsel, Selasa (14/1) di Sipirok.

TAPSEL, sidaknews.com - Akibat mendapat kekerasan yang di alami seorang Wartawan yang diduga dilakukan preman suruhan Oknum ASN Tapsel yakni Kabid Pertamanan Sekretariat Pemkab Tapsel, akhirnya Mahasiswa dan Pers yang bergabung dengan Aliansi Aksi Mahasiswa Pemuda Tapanuli Bagian Selatan (ASIMA) mendatangi kantor Bupati Tapsel, Selasa (14/1) di Sipirok.

Aksi Demonstrasi ASIMA bersama Pers ini buntut dari aksi kekerasan yang dilakukan preman yang dugaan suruhan dari Kabag Pertamanan Ibnu Salam terkait pemberitaan yang dilakukan wartawan media online Ucok Siregar mengenai pembangunan taman di pertapakan Kantor Bupati Tapsel senilai milyaran rupiah yang diduga sarat dengan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).

Pantauan Wartawan, ASIMA memulai aksi demonstrasi di Kantor Inspektorat Tapsel, dalam orasinya Sultoni Siregar Bersama-sama Alfan Lubis yang mewakili puluhan mahasiswa bergantian meneriaki kinerja Inspektorat Tapsel yang dinilai tidak becus dan tidak peduli dengan adanya tindak pidana KKN di wilayah Pemkab Tapsel, khususnya proyek pembangunan taman di Pertapakan kantor Bupati Tapsel yang ditampung di APBD Tapsel T.A 2019 kurang lebih 9 M.

Aksi ASIMA ini di terima Kepala Inspektur Tapsel yang diwakili inspektur Pembantu (Irban) Rusdi Lubis yang mengatakan akan menyampaikan aspirasi mahasiswa, wartawan dan LSM terkait dugaan KKN dan pemukulan kepada wartawan.

Aksi ASIMA, Wartawan, LSM ini dilanjutkan di pelataran depan pintu masuk kantor Bupati Tapsel yang dalam orasinya ASIMA mengatakan supaya Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu mengevaluasi kinerja Kabid pertamanan yang dinilai mengerjakan proyek pertamanan senilai milyaran rupiah sarat KKN dan Aktor pelaku tindak kekerasan Kepada wartawan terkait pemberitaan.

ASIMA juga meneriaki Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu dinilai tidak peduli kepada masyarakat selama menjabat dua periode memimpin Tapsel.

"Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu dinilai tidak peduli kepada masyarakatnya, bukan tanpa alasan kita mengatakannya, karena sudah berapa kali kita menyampaikan aspirasi masyarakat, Bupati Syahrul.M Pasaribu tidak pernah menerima aspirasi kita kata ASIMA dalam orasinya.

Aksi ASIMA, Wartawan, LSM ini usai melakukan aksinya ditandai dengan melakukan aksi makan bersama di pelataran depan gerbang masuk kantor Bupati Tapsel yang beralaskan spanduk aksi unjuk rasa. Aksi makan bersama di pelataran depan pintu kantor Bupati ini merupakan sejarah selama adanya aksi Demonstrasi di Pemkab Tapsel. (sabar)

VIDEO