× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Aksi Orasi Mahasiswa di Halaman Kejati Kepri Sempat Terhalang

Aksi Orasi Mahasiswa di Halaman Kejati Kepri Sempat Terhalang

742
SHARE
Aksi Orasi Mahasiswa di Halaman Kejati Kepri Sempat Terhalang

Mahasiswa saat orasi di halaman kejati kepri.

Tanjungpinang,sidaknews.com - Para Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Mahasiswa Kepri berjumlah 6 orang melakukan orasi saat akan melakukan aksi dan menyampaikan aspirasi namun di halang di depan pintu gerbang kantor Kajati, sehingga para mahasiswa mengaku tidak dapat menyampaikan asperasinya, Selasa (30/6)

Dengan pengamanan ratusan para personel Polres Tanjungpinang yang tergabung dengan para personel Polsek Tanjungpinang Timur, Polsek Bukit Bestari dan Polsek Tanjungpinang Barat yang terdiri dari Provost dan Bambinsa.

Para mahasiswa mengaku datang membawa data terkait penyelewengan dana Covid-19 yang dinilai salah gunakan oleh satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepri, terkait adanya kegiatan fiktif yang melibatkan KPA, PPTK, serta 19 personel lainnya.

Sempat terjadi perdepatan serius antara mahasiswa dan pihak Kejati, saat tidak diperbolehkan masuk ke halaman kantor Kejati Kepri, dengan pengamanan yang cukup ketat.

" Kami datang bukan untuk bertindak anarkis, tapi menyampikan asperasi. Jika untuk melakukan orasi atau keributan mungkin kami dilarang masuk kami terima," kata salah seorang mahasiswa.

Pihak Kajati Kepri Edi Yudianto mengatakan jika untuk melakukan orasi dengan menggunakan toa pihak Kejati melarang para mahasiswa itu masuk di depan halaman kantor Kejati Kepri, karena menurut Edi itu sudah ada aturannya.

"Jika melakukan orasi dengan menggunakan toa silahkan menyampaikan asperasinya di luar saja, namun jika ingin melakukan audensi atau diskusi kami sudah menyiapkan tempatnya," kata Edi.

Setelah melakukan orasi yang disampaikan diluar pagar kantor Kajati Kepri lebih kurang 45 menit. Pihak mahasiswa mangaku akan melakukan audensi dengan pihak Kajati. Dan selanjutnya 
mempersilahkan masuk untuk melakukan audensi dan diskusi kepada pihak Kejati Kepri. (Dewi)

VIDEO