× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Kota Padangsidimpuan Aman dan Kondusif

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Kota Padangsidimpuan Aman dan Kondusif

397
SHARE
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Kota Padangsidimpuan Aman dan Kondusif

Mahasiswa kembali melakukan Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di gedung DPRD Kota Padangsidimpuan, Jumat (16/10 /2019), sore mendapat pengawalan ketat dari kepolisian

Sidimpuan, sidaknews.com - Ratusan mahasiswa di Kota Padangsidimpuan kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di gedung DPRD Kota Padangsidimpuan, Jum'at (16/10 /2019), sore tersebut berjalan dengan damai dan kondusif.

tampak gabungan mahasiswa dari elemen dan organisasi IMM, HMI, GMNI, HIMMAH, BEM berbagai perguruan tinggi se-Kota Padangsidimpuan.

Pantauan wartawan sejumlah petugas dari Polres Kota Padangsidimpuan dan BKO dari Polres Tapsel, Polres Madina, Sibolga serta Satbrimob Kompi C Polda Sumut, melakukan pengawalan dan pengawasan ketat, dengan menutup kawasan Jalan Sudirman, serta memasang Kawat berduri di depan gedung DPRD itu.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani prihartini S.IK.M.H  ketika memimpin Pengamanan Unjuk rasa yang humanis.

Dalam orasinya, para mahasiswa tetap menolak keras UU Cipta Kerja, sekaligus meminta bertemu Ketua DPRD dan anggota dewan, tidak berapa lama Ketua DPRD Siwan Siswanto bersama Wakil Ketua, Rusydi Nasution dan anggota dewan lainya menemui para pengunjuk rasa dan berjanji menerima aspirasi serta menyampaikan tuntutan tersebut kepada pemerintah pusat di Jakarta.

Sementara di hadapan pengunjuk rasa Abdul Rahman Harahap dari Fraksi Demokrat mengatakan menerima masukan dan pernyataan sikap mahasiswa. "Saya secara pribadi dan partai jelas menolak UU Cipta Kerja ini dan kami siap menampung aspirasi adek adek mahasiswa,"ucapnya yang di sambut tepuk tangan para pengunjuk rasa.

Secara terpisah Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani prihartini S.IK.M H Melalui Kabagops Kompol Ahmad Fauzi KS merasa bersyukur aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut berlangsung damai dan kondusif.

Kabagops mengatakan, kondusifitas tersebut terjadi adalah tidak lepas dari kinerja pihaknya berserta jajaranya yang melakukan pendekatan persuasif kepada para pengunjuk rasa. “Kita memang berusaha agar aksi demo mahasiswa bisa kondusif aman terkendali. Sehingga kita lakukan upaya persuasif ini,” katanya.

Diungkapkannya, pihaknya bersyukur upaya persuasif ini bisa berjalan sesuai harapan, dimana ada komunikasi yang baik antara Para mahasiswa dengan aparat kepolisian.

“Tentunya kita melakukan pendekatan pendekatan sehingga komunikasi bisa berjalan dengan baik dan suasana pun bisa kondusif.biar, ini harapan semua, pihak ”ungkapnya. (sabar)