× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda babel Aktivitas TI Ilegal Parit 6, Kasat Pol PP Kota Pangkalpianang: Akan Segera Kita Tindak Lanjuti

Aktivitas TI Ilegal Parit 6, Kasat Pol PP Kota Pangkalpianang: Akan Segera Kita Tindak Lanjuti

354
SHARE
 Aktivitas TI Ilegal Parit 6, Kasat Pol PP Kota Pangkalpianang: Akan Segera Kita Tindak Lanjuti

Susanto kasat polpp kota pangkalpinang.

Pangkalpinang, sidaknews.com - Aktifitas tambang ilegal (TI) yang beroprasi di seputaran TPA Parit Enam akan segera di tindak lanjuti, selasa (9/6/2020).

menurut Perda Kota Pangkalpinang Nomor 1 Th 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pangkalpinang, Kota Pangkalpinang seharusnya adalah wilayah yang steril dari bentuk aktivitas tambang apapun baik itu di laut maupun di darat karena memiliki fungsi strategis sebagai Ibukota Provinsi Mirisnya lagi, di daerah Parit Enam tadi juga berfungsi sebagai Tempat Pembuangan Akhir sampah warga Pangkalpinang.

Susanto Kasat Polpp Kota Pangkalpinang, saat di temui media sidaknews.com di ruang kerjanya mengatakan, baru mendapatkan informasi adanya kegiatan operasi tambang timah ilegal di lokasi parit 6 dari masyarakat dan pemberitaan di media.

aktifitas pekerja tambang TI ilegal di lokasi parit 6.

"Ya kita baru mendapat informasi dari masyarakat dan pemberitaan di media, bahwa ada operasi TI di parit 6, di dua lokasi," ungkapnya.

Susanto juga mengatakan, akan segera cek kebenarannya dengan langsung datang ke lokasi dalam beberapa hari ke depan.

"Kita akan tindak lanjuti itu, kita akan cek kebenaran itu apa beneran ada informasi sedang bekerja nya penambang itu, jadi kita akan ke lokasi insyallah dalam beberapa hari ke depan kita akan lngsung menindak lanjuti itu, kalo pun emang nanti ada kita akan segera hentikan. Kita juga akan menghubungi pihak kepolisian untuk bekerja sama dalam hal penyelidikan TI ilegal yang berada di wilayah kota pangkalpinang," tuturnya.

Saat di tanya terkait kepemilikan lahan Susanto menjelaskan, "Kita belum tau apakah itu lahan itu milik pemerintah kota pangkalpinang ataupun lahan milik pribadi milik perseorangan, kita akan cek ke lapangan. Setelah tau kalo emang milik perseorangan baru kita akan panggil orang yang bersangkutan, "jelasnya.

Berdasarkan Pantauan awak media sebelumnya dilapangan, senin (8/6) ditemukan dua titik lokasi yang ditambang secara ilegal,
Titik pertama yakni didepan DPW IKM (Ikatan Keluarga Minang) yang mana dilokasi ini terdapat dua set mesin T.I mini dengan menggunakan mesin 7 PK dan mesin Robin berjarak kurang dari 5 (Lima) Meter dari bibir jalan aspal.

Lokasi kedua letaknya tidak jauh dari lokasi pertama dan berjarak kurang lebih 3 (tiga) meter dari bibir jalan. Bedanya dilokasi kedua ini menggunakan mesin dongfeng 24 PK. (Fajri)

VIDEO