× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim, tebagsel Aliansi Mahasiswa se-Tabagsel Mengutuk Keras Diskriminasi Satpol PP Pemkab Tapsel

Aliansi Mahasiswa se-Tabagsel Mengutuk Keras Diskriminasi Satpol PP Pemkab Tapsel

1414
SHARE
Aliansi Mahasiswa se-Tabagsel Mengutuk Keras Diskriminasi Satpol PP Pemkab Tapsel

Akhmad Baringin Ketua FK MPRI Tabagsel (kiri) Saat Membesuk Agus Halawa Korban Diskriminasi Oknum Satpol-PP Tapsel, Rabu (12/2/2020).

Tapsel,sidaknews.com - Berbagai Aliansi Mahasiswa se-Tabagsel mengutuk atas Diskriminasi yang dilakukan oleh oknum Satpol PP terhadap mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi atas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Tapsel.

Apalagi Aspirasi yang hendak di lakukan mahasiswa yang tergabung dengan Aliansi (GEBRAK) ini menyampaikan dugaan adanya KKN dalam pembangunan Taman Songket yang menelan anggaran APBD senilai Milyaran Rupiah, Hal ini disampaikan Akhmad Baringin selaku ketua FK MPRI Tabagsel.

"Atas dasar UU No 9 Tahun 1998, kita mengecam tindakan Diskriminasi yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Pemkab Tapsel terhadap pihak yang melakukan aksi Unjuk Rasa Damai (GEBRAK) pada hari Selasa 11 Februari 2020 kemarin," ungkap Akhmad Baringin dengan tegas kepada Sidaknews, Selasa (12/2/2020).

Lanjutnya, Tindakan Diskriminasi ini sudah yang kedua kalinya terjadi pada mahasiswa yang melakukan Aksi unjuk Rasa untuk mengkritik Pemerintahan Tapanuli Selatan, Jadi Saya menganggap Bapak Bupati Tapanuli selatan Syahrul M Pasaribu Anti dengan Kritik Dari Mahasiswa yang bertujuan untuk membangun Tapanuli selatan yang lebih Berkemajuan, Ungkap Akhmad Baringin.

Hal yang sama juga diungkapkan Sarif Mulyadi selaku Ketua AMPERA (Aliansi Mahasiswa Pejuang Rakyat)
Tabagsel dalam pernyataannya Tidak terima dan mencela akan perbuatan Represif yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Tapsel yang bernama Jon Piter Simatupang, SH, beber Mulyadi.

"Kita akan meneruskan perjuangan Agus Halawa yang merupakan korban Represif dari oknum Satpol PP yang bernama Jon Piter Simatupang, SH. Akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Jon Piter Simatupang, SH ini mengakibatkan saudara kita Agus Halawa menjalani rawat inap di Rumah Sakit dan tidak bisa beraktivitas dalam kesehariannya, "pungkas Mulyadi.

Atas peristiwa yang dialami sahabat kita Agus Halawa, Kita dari berbagai Aliansi Kemahasiswaan mengutuk atas perbuatan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Tapsel ini, Selain kita akan terus mengawal kasus ini ke Penegak Hukum kita juga akan melakukan aksi gabungan dari berbagai Aliansi Kemahasiswaan di Tabagsel untuk meminta pertanggung jawaban Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu atas kasus yang menimpa sahabat kita Agus Halawa, jelas Mulyadi. (MT)

VIDEO