× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda wisata, jabar Anak Aceh Eks Denmark Jelajahi Wisata di Kuningan, Jawa Barat

Anak Aceh Eks Denmark Jelajahi Wisata di Kuningan, Jawa Barat

1473
SHARE
Anak Aceh Eks Denmark Jelajahi Wisata di Kuningan, Jawa Barat

Tarmizi Age aktivis asal aceh.

 JABAR, sidaknews.com - Wisata alami Puncak Kaki Gunung Cermai, Waduk Darma dan Air Terjun Curug Bangkong di Kuningan, masuk dalam agenda kunjungan Tarmizi Age aktivis asal aceh, yang sedang berada di Jawa Barat, pada Kamis 7 November 2019.

Pria yang akrap di sapa Mukarram ini dan pernah menetap di Denmark, sebuah negara paling bahagia di dunia, merasa cukup puas bisa menjelajahi beberapa lokasi wisata, di Jawa Barat, kemaren.

Lalu ia mengabadikan beberapa foto dan kisah perjalanannya yang kemudian di kirim ke media ini.

Awal mulanya mendapat informasi dari seorang sahabatnya Didin Syarifudin (Midun) pengusaha di Tangerang asal Jabar, katanya Kuningan itu penuh dengan lokasi wisata.

Mendapat kabar yang menyenangkan itu, Tarmizi Age mengutarakan niatnya ke pada Midun, untuk di pandu ke beberapa lokasi wisata, katanya.

Memulai perjalanan di pagi hari dengan udara yang sejuk, mereka memilih Waduk Darma sebagai kunjungan pertama dan perdana bagi mantan aktivis GAM eks Denmark ini.

Waduknya yang luas, bersih, dan indah, di lengkapi dengan infrastruktur baik yang sudah siap maupun yang sedang di kerjakan, menjadikan Waduk Darma ini mudah di jangkau wisatawan dan warga, ujar Tarmizi Age.

Tidak hanya itu, keramba-keramba ikan milik masyarakat, yang berjejer di waduk, serta kedai jualan makanan di lokasi, dan sejumlah perlengkapan permainan anak-anak, memperlengkap waduk ini untuk di nikmati di hari libur.

Bergerak dari waduk darma Tarmizi Age di pandu Midun ke lokasi wisata air terjun Curug Bangkong.

Tiba di sana mereka tidak sendirian, bahkan ada beberapa pengunjung telah duluan tiba, termasuk beberapa anak muda dari Sukabumi, yang begitu jauh dari dimana lokasi itu berada.

Air terjun Curug Bangkong terlihat turun dengan indahnya, walau saat ini Jawa Barat bisa di katakan sedang menimpa musim kemarau, di sini kemudian Tarmizi Age mengabadikan beberapa fotonya.

Ada sedikit kekesalan terasa, karena mereka tidak membawa pakaian mandi, sehingga tidak bisa menikmati suasana air terjunnya, yang sungguh menawan dan mengalir dengan indah.

Usai melihat dan menikmati pemandangan di sini, Tarmizi Age dan Mindun, melanjutkan perjalanannya, dan kemudian berhenti di sebuah gerobak tepi jalan, bagi mengisi perut yang sudah mulai terasa kosong.

Tidak buang-buang waktu, usai menikmati kupat tahu dan cendol, mereka langsung tancap gas menuju wisata alami, puncak kaki gunung cermai.

Betapa cantiknya bumi wisata yang alami dengan pepohonan yang asli, ladang pertanian yang telihat di penuhi tanaman, hampir tidak ada tanah yang menganggur, semuanya terisi, antaranya oleh tanaman bawang, jagung, cabai, kol, dan banyak yang lainnya, cukuo terasa nikmat wisatanya, tutur putra asal aceh ini.

Bangunan-bangunan dengan gaya khas ikut membuat para wisatawan dan pengunjung tidak sulit memilih lokasi yang cocok bagi mereka.

Dari sejumlah kebun yang terpantau dan di singgahi, Tarmizi Age menarik memetret di sebuah kebun kol, yang menurutnya tumbuh subur dan cantik walau di geluti kemarau panjang.

Mengakhiri penjelajahan dengan bergambar di pinghir kebun kol ini, Tarmizi Age ingin menyampaikan, betapa orang kuningan, Jawa Barat, cukup rajin berusaha, yang berimbas pada peningkatan ekonomi keluarga.

Sebagai anak serambi mekah, Tarmizi Age alis Mukarram berkepentingan mengajak Pemerintah Aceh (PA), untuk bisa menerobos sejumlah lahan terlantar yang cukup luas di tanah rencong yang masih bisa di fungsikan untuk kesejahteraan bangsa dan negara.

Mengupayakan tidak adanya lahan yang tidak produktif milik warga, sehingga bisa menghasilkan rupiah, baik itu melalui program perkebunan, pertanian dan wisata.

Ayo Aceh bangkit, jika tidak mau kita di tuduh bangsa tertinggal dan termiskin. (sabar)