× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Angkut Minyak Ilegal, Tujuh Sopir Truk Dtangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel

Angkut Minyak Ilegal, Tujuh Sopir Truk Dtangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel

571
SHARE
Angkut Minyak Ilegal, Tujuh Sopir Truk Dtangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel

Polda Sumsel gelar konferensi pres terkait penangkapan tujuh supir pengangkut minyak ilegal.

Palembang, sidaknews.com - Ditreskrimsus Polda sumsel tangkap tujuh orang sopir pembawa minyak ilegal. ketujuh tersangka terdiri dari Robert Martin, Amsal Jamal, Adi Syahman, Aan Supriyadi, Muslim, Darwis dan Salamulyadi. Jum'at (23/10).

"Dit reskrimsus polda Sumsel Kombes Anton Setiawan yang di dampingi kabid humas Kombes Supriadi mengatakan, benar ada kita amankan tujuh supir pembawa minyak ilegal. Selain itu ikut juga di amankan barang bukti tujuh truk sebagai alat angkut, sekitar 60 ton minyak hasil olahan serta STNK."Terangnya.

Ketujuh truk yang di amankan yang berplat asal Medan BE 9878 Ll dari Jambi BH 8786 BD, 6767 HV BH 8807 HV dari Padang BA 9 260 QO serta dari Sumsel truk BG 1182 XI.

"Adapun Ketujuh tersangka ditangkap selama bulan Oktober 2020 di jalan lintas Sumatera Palembang Jambi. Sebagian besar minyak hasil olahan ilegal berasal dari sumur yang di operasikan masyarakat yang berada di kecamatan Banyung Lincir kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan."Jelasnya.

Dari keterangan Tersangka Jamal mengaku membawa minyak gunakan truk tujuan Pekan Baru dari Banyu Lincir dapat upah 5 juta sekali angkut, dan sudah sekitar 15 kali membawa ke Pekan Baru melalui jalan lintas Sumatera, hal ini diamini Jamal. 

"Dit reskrimsus Polda Sumsel Kombes Anton Setiawan menambahkan, ketujuh tersangka di amankan karena telah melanggar pasal 53 UU no.22 tahun 2001 tentang migas dan pasal 480Khup.

Tidak pidana melakukan kegiatan usaha pengangkutan minyak bumi dan minyak mentah tampah izin usaha pengangkutan dan membawa atau membeli benda atau sesuatu yang di peroleh dari hasil kejahatan lanjut Kombes. Anton Setiawan.

"Sedangkan yang lain seperti pengelolah atau Bos dan pembeli sedang di kembangkan dan masih kita selidiki," ujar kabid humas Kombes. Suryadi.

Akibatnya ke tujuh orang yang merupakan sopir truk teramcam hukuman penjara sekitar empat tahun atau denda 40 milyar. (Iskandar Mirza)

VIDEO