× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda babel Aset Pemkot Pangkalpinang Seluas 3.2 Hektar di Kampak akan Segera Dijadikan TPU

Aset Pemkot Pangkalpinang Seluas 3.2 Hektar di Kampak akan Segera Dijadikan TPU

401
SHARE
Aset Pemkot Pangkalpinang Seluas 3.2 Hektar di Kampak akan Segera Dijadikan TPU

Pangkalpinang, sidaknews.com - Warga Kampak bersama Yayasan Kerukunan Kematian Kampak mengadakan diskusi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang (PGK), di lokasi lahan Aset Pemkot Pgk yang akan di jadikan tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampak, Minggu (12/07/2020)

Selain diskusi dengan Pemkot Pangkalpinang untuk penetapan TPU Kampak, pada kesempatan ini juga dilaksanakan gotong royong warga kampak di lokasi TPU.

Diskusi tersebut dihadiri oleh asisten 1 Suparyono, asisten 3 Erwandi, anggota DPRD Kota Pangkalpinang Arnadi, Sekretaris Bakeuda Syafaruddin, Camat Gerunggang Khotaman Barka, Camat Gabek, Ketua Yayasan Kerukunan Kematian Kampak Nur Muhammad, Ketua RT 10 Kelurahan Tua Tunu Indah,warga Kampak dan Ormas Front Jaga Babel (FJB).

Asisten 1, Suparyono mengatakan bahwa diskusi penetapan TPU Kampak ini merupakan tindak lanjut perintah Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil yang ingin TPU Kampak agar segera bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat.

"Bapak Walikota meminta secepat mungkin ini diselesaikan untuk kepentingan masyarakat banyak untuk pemakaman warga di wilayah Kampak pada khususnya serta Kota Pangkalpinang pada umumnya," ucap Suparyono

Dijelaskan oleh Suparyono saat ini lahan pemakaman Di Kota Pangkalpinang sudah semakin sempit dan susah sehingga hadirnya TPU Kampak bisa menjadi solusi bagi warga.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kerukunan Kematian Kampak Nur Muhammad mengatakan bahwa hadirnya TPU Kampak ini adalah keinginan warga.

"Hari ini adalah bukti bahwa kami masih tetap konsisten mengawal keinginan masyarakat agar TPU kampak ini segera ditetapkan," ungkap Nur.

Penetapan TPU Kampak sempat mengalami kendala karena lahan yang dimiliki Pemkot Pangkalpinang tersebut sempat dicaplok dan kapling oleh oknum warga dan proses hukum saat ini sedang berjalan karena Pemkot Pangkalpinang melaporkan pencaplokan lahan tsrsebut kepada aparat penegak hukum. (Fajri)

VIDEO