× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hiburan, tual Bali - Kei Industri Kreatif, Festival Bertaraf Internasional

Bali - Kei Industri Kreatif, Festival Bertaraf Internasional

759
SHARE
Bali - Kei Industri Kreatif, Festival Bertaraf Internasional

Festival Bali-Kei Archipelago ke II.

Ohoililir, sidaknews.com - Ohoi (Desa) Ohoililir, kembali di percayakan oleh panitia untuk menyelenggarakan Festival Bali-Kei Archipelago yang kedua.

Dengan menggabungkan sportsventure dengan industri kreatif, Festival bertaraf Internasional ini,mendapatkan sambutan hangat Masyarakat Kei, khususnya masyarakat Ohii ( Desa ) Ohoililir yang terlibat langsung dalam Featival tersebut.

Kepada Wartawan Andy Manuhutu mengatakan, "sejak 2015,sudah memutuskan untuk membuat sesuatu yang membantu percepatan pariwisata di Daerah ini kerena Kepulauan Kei ini memiliki Pontesi wisata yang sangat besar, "katanya

Andy Manuhutu.

Manuhutu juga mengatakan, jika industri pariwisata dikelola dengan benar, maka industri lain pasti akan mengikutinya, seperti, Pertanian, Perikanan dan Peternakan yang juga akan berkembang dengan sendirinya, apalagi di dukung oleh stakeholder lain diluar pariwisata, maka Hotel, Restoran, kafe akan makin banyak di bangun, Manuhutu juga menambahkan di Tahun 2020, Festival Bali Kei yang ke 4 akan dilangsungkan selama kurang lebih enam hari, tandasnya.

"Saya juga percaya dengan potensi industri pariwisata yang ada di Kepulauan Kei ini, lama-lama akan sangat menonjol dan bisa memberi makan seluruh Provinsi Maluku, karena Tahun 2018-2019, Devisa dari Pemerintah Indonesia nomor dua terbesar dibidang Pariwisata, "ucapanya.

Dikatakanyna juga, Infrastruktur dasar telah tersedia di Kepulauan Kei, tinggal bagaimana kita menggunakannya, kalau kemarin lanjutnya,Penerbangan antar Provinsi dari barat ke timur tidak berubah dalam hal marketing dan harga tiket yang terlampau mahal, maka tahun ini pasti banyak sekali yang akan datang ke Kepulauan Kei.

" Kendala yang dihadapi adalah penerbangan dari luar oulau Kei, karena sekarang pesawat hanya tinggal satu yaitu Wings." ujarnya.

Menyoal tentang kenapa harus Ohoililir lagi sebagai tempat kegiatan, Manuhutu mengatakan, Ohoililir merupakan Ohoi (Desa) pertama yang menerima menerima rombongan Bali -Kei, untuk melakukan kegiatan ini di Kepulauan Kei. Sebutnya.

Manuhutu juga menceritakan, pada Tahun 2017, kegiatan ini hanya untuk industri kreatif musik dan di Tahun ini ditambahkan lagi industri kukiner, dimana panitia mendatangkan ahli rempah-rempah dari Negeri Jiran Malasya, yang akan menyiapkan makan untuk VIP dan memberikan pelatihan kepada Ibu-ibu dari Ohoi Debut dan Ohoi Ohoililir, untuk mereka belajar bagaimana cara memasak yang sehat. tuturnya.

Terkait dengan sampah plastik, Manuhutu menjelaskan, yang didaftarkan ke Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara adalah, we Plastick Free, artinya pihaknya akan memeberikan tiket gratis kepada 100-500 orang yang berhasil membawa sampah plastik sebayak 1 kg dan sertifikat 14 hari sesudah acara ini berlangsung, hal ini menunjukan bahwa mereka sudah membantu mengurangi sampah di daratan Pantai, jelasnya.

Tetkait dengan hasil Pendapatan tiket, dituturkannya,pihaknya telah sepakat dengan pemerintah Ohoi Ohoililir, karena pada Tahun 2017, pihak Ohoi mendapatkan 17 persen dari hasil penjualan tiket dan pada Tahun ini naik menjadi 20 persen, tuturnya.

Manuhutu juga berharap agar Masyarakat yang berada di kesua Daerah ini, dapat mendukung kegiatan ini, karena yang akan menikmati hasilnya adalah Masyarakat Kepulauan Kei sendiri, selain itu di Tahun 2020 kegiatan yang sama akan dilakukan selama enam hari, tandasnya. (SN,R/A)