× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Bawaslu Kepri: ASN Melanggar Netralisme di Pilkada Akan Ditindak Tegas

Bawaslu Kepri: ASN Melanggar Netralisme di Pilkada Akan Ditindak Tegas

364
SHARE
Bawaslu Kepri: ASN Melanggar Netralisme di Pilkada Akan Ditindak Tegas

Komisioner Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Indrawan Susilo Prabowoadi SH., MH.

 

Tanjungpinang, Sidaknews.com - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu) akan menindak tegas terkait dengan netralitas Aparat Sipil Negara (ASN) yang melanggar aturan pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2020.

Hal ini di katakan oleh Komisioner Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Indrawan Susilo Prabowoadi SH., MH., seusai media Gathering di Kantor Bawaslu Provinsi Kepri, Jum'at (16/10).

"Semua informasi tentang ASN akan kita telusuri, jika kemudian memenuhi dugaan pelanggaran kita akan sampaikan kepada KASN ( Komisi Aparatur Sipil Negara ), Sehingga nantinya KASN akan mengkaji dugaan pelanggaran yang di lakukan oleh ASN tersebut, lalu KASN akan memutuskan apakah ASN tersebut di jatuhi hukuman atau tidak," jelasnya.

Namun sejauh ini menurut Indrawan seluruh informasi yang telah sampaikan kepada KASN terkait dugaan pelanggaran ASN dalam Pilkada sudah ditindak lanjuti.

"Informasi yang di terima dari lapisan masyarakat akan kita tindak lanjuti dengan melakukan penelusuran, dalam hal ini kita harus memastikan apakah benar adanya termasuk dugaan pelanggaran ASN atau tidak agar semuanya menjadi jelas," katanya.

Saat ini terdapat ada dua ASN di Kabupaten Bintan, 5 di Kabupaten Lingga dan Batam ada satu sedang dalam proses, Sanksi yang dikeluarkan oleh KASN yakni mulai dari Sanksi moral sampai dengan sanksi disiplin sedang dan itu sudah disampaikan dari Pemerintah Daerah setempat untuk menindaklanjuti rekomendasi ASN terhadap pendakwaan hukuman tersebut.

"Keterlibatannya adalah berfoto dengan paslon, dukungan melalui media sosial, berpose menggunakan simbol yang di kaitkan dengan paslon, yang sedang kita telusuri adalah dugaan dukungan kepada salah satu paslon oleh salah seorang ASN," jelasnya. (Dewi)

VIDEO