× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Bawaslu Kota Tanjungpinang Resmikan Kampung Anti Politik Uang

Bawaslu Kota Tanjungpinang Resmikan Kampung Anti Politik Uang

252
SHARE
Bawaslu Kota Tanjungpinang Resmikan Kampung Anti Politik Uang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang didampingi Wali kota Tanjungpinang resmikan Kampung Anti Politik Uang.

Tanjungpinang, sidaknews.com - Tanjungpinang - Pulau Penyengat di tunjuk sebagai kampung anti politik uang oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tanjungpinang di balai adat Indera Perkasa Pulau Penyengat, Jum'at (23/10).

Pada peresmian ini dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia Rahmat Bagja SH LL. M, Kesbangpol Provinsi Kepri Ir Lamidi, Kaban Kesbangpol Kota Tanjungpinang Achmad Nur Fatah, Walikota Tanjungpinang Hj Rahma S.Ip, Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhammad Zaini, Ketua Bawaslu Kepri Iddris, Plt Camat Tanjungpinang Kota Raja Hafizah dan Lurah Penyengat.

Walikota Tanjungpinang Hj Rahma S.Ip ikut mengapresiasikan dan dalam sambutannya mengatakan dengan membangun kampung pengawasan anti politik uang dapat terhindar dari politik uang.

"Alhamdulillah Pulau Penyengat kembali terpilih menjadi Kampung Pengawasan Anti Politik Uang tentu ini suatu keberkahan Mudah-mudahan ini satu upaya untuk mengingatkan kembali dalam memilih pemimpin dalam membangun Kota Tanjungpinang yang lebih baik lagi serta terhindar dari Politik uang "kata Rahma.

Rahmat Bagja SH LL. M Anggota Pengawas Bawaslu RI menjelaskan bahwa Kegiatan ini tujuannya untuk membuat Kampung Kampung terhindar dari Politik uang.

"Jadi kita berusaha mengedepankan usaha usaha preventif terhadap kejadian politik uang oleh karena itu masyarakat dapat mencegah dari terperangkap dalam politik uang jika itu terjadi masyarakat bisa melaporkan kepada Bawaslu " katanya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhammad Zaini menjelaskan terkait dengan Kampung Pengawasan Anti Politik Uang masyarakat bisa dapat mengawasi terhadap politik uang.

"Jadi dengan adanya Kampung Pengawasan Anti Politik Uang untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menolak politik uang " Pungkas Zaini. (Dewi)