× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Bencana Alam Masih Intai Blitar Hingga Akhir Tahun, BPBD: Apalagi Kalau Cuaca Mendung

Bencana Alam Masih Intai Blitar Hingga Akhir Tahun, BPBD: Apalagi Kalau Cuaca Mendung

278
SHARE
Bencana Alam Masih Intai Blitar Hingga Akhir Tahun, BPBD: Apalagi Kalau Cuaca Mendung

Achmad Cholik Kepala BPBD Kabupaten Blitar.

Blitar, sidaknews.com - Musim hujan di wilayah Kabupaten Blitar bencana alam harus tetap diwaspadai. Bencana alam berupa tanah longsor, angin puting beliung, tanah ambles hingga banjir bandang, masih mengintai sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar hingga akhir tahun 2020. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Apalagi sekarang mulai hujan, masyarakat perlu waspada dan meningkatkan ke hati hatianya pada lingkungan sekitar," terang Achmad Cholik Kepala BPBD Kabupaten Blitar Kamis (12/11/2020).

Achmad Cholik, Mengatakan dari data ada 4 kecamatan di Kabupaten Blitar yang rawan musibah longsor Kecamatan Wlingi, Kecamatan Doko, Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Selorejo yang sebagian besar daerah tersebut masih berupa perbukitan. Contoh saja, belum lama ini longsor terjadi di dua dusun di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, yakni Parang dan Jengglong, karena di di Desa Semen masih ada tebing setinggi 20 meter. Pada saat itu hujan mengakibatkan tanah ambrol dan menimpa pemukiman warga Al hamdhulillah tidak ada korban jiwa," kata Cholik.

"Lanjud Cholik selain empat kecamatan di wilayah Timur (Wlingi, Doko, Gandusari dan Selorejo), Di dua kecamatan wilayah selatan juga berpotensi bencana longsor. Kawasan itu yakni Kecamatan Wates dan Panggungrejo. Kemudian juga sebagian wilayah Kecamatan Nglegok, khususnya yang berada di lereng Gunung Kelud. Tidak hanya longsor, bencana banjir bandang juga ikut mengancam sejumlah kawasan di sekitar sungai lahar Gunung Kelud. Sementara bencana angin puting beliung kerap terjadi di sebagian wilayah Blitar barat.

"Puting beliung termasuk bencana yang juga patut diwaspadai, cuaca ekstrim, yakni hujan deras disertai angin kencang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir tahun, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. "Sekali lagi tetap waspada. (Bas/adv/Kmf)

 

VIDEO