× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda daerah Bentuk Satgas Pengawas Kosipa, Pemkot Batu Terbitkan Perwali

Bentuk Satgas Pengawas Kosipa, Pemkot Batu Terbitkan Perwali

214
SHARE
Bentuk Satgas Pengawas Kosipa, Pemkot Batu Terbitkan Perwali

Kantor Satgas Pengawas Koperasi

Batu, Sidaknews.com - Maraknya Rentenir yang berkedok membuat Pemerintah Kota Batu ikut prihatin dan untuk menindaklanjuti keberadaan maraknya Koperasi yang meresahkan masyarakat, Walikota Batu menerbitkan Perwali yang bertujuan Mengawasi dan pembinaan Koperasi simpan pinjam bagi Koperasi.

Menurut Suwito, anggota Satgas pengawas Koperasi, Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Serba Usaha (KSU) maupun Koperasi-Koperasi lainnya yang beroperasi di Kota Batu tanpa mengikuti Undang–Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, Peraturan Daerah Kota Batu, Peraturan Walikota Batu siap–siap menghadapi Satgas Pengawas Koperasi.

"Satuan Tugas Pengawas Koperasi Simpan Pinjam dan Usaha Simpan Pinjam Bagi Koperasi di Kota Batu telah dibentuk oleh Pemerintah Kota Batu sesuai SK Walikota Batu Nomor 188.45/257/KEP/422.012/2020, tanggal 27 Juli 2020 yang sebelumnya sesuai Peraturan Walikota Batu Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam Bagi Koperasi,“ ungkap Suwito Anggota Satgas Pengawas Koperasi di Balai Kota Among Tani, (9/10/2020).

"Di Kota Batu ini Koperasi yang diduga melanggar AD/ART Koperasi itu sendiri, bahkan masyarakat kebanyakan tidak tahu harus bagaimana menghadapi koperasi yang dengan serta merta memberikan pinjaman, menerapkan bunga bahkan memberikan denda.

"Banyak koperasi yang melakukan intimidasi kepada calon anggota bahkan kepada anggota yang tidak membayar angsuran pinjamannya, banyak dari koperasi melakukan penarikan barang jaminan, melakukan penyitaan, bahkan melakukan pelelangan yang mana dari sebagian besar anggota merasa dirugikan,” katanya.

Dengan demikian, tugas Satgas Pengawas Koperasi segera memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kota Batu tentang bagaimana koperasi dan segala aturan–aturan yang berlaku di Koperasi bagi masyarakat Kota Batu.

Hal yang sama juga di sampaikan Kayat Harianto anggota Satgas Pengawasan Koperasi dan Usaha Koperasi Simpan Pinjam mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan pengawasan koperasi di Kota Batu.

“Kami segera melakukan pengawasan dan pemeriksaan koperasi yang meliputi aspek penerapan kepatuhan, kelembagaan koperasi, usaha simpan pinjam, penilaian kesehatan dan penerapan Sanksi,” ungkapnya.

Satgas dapat menerapkan saksi administratif kepada koperasi yang belum menyelesaikan rekomendasi tindak lanjut hasil pemeriksaan, bahkan Satgas dapat melakukan koordinasi dengan Kepolisian, Kejaksaan, OJK, bahkan PPATK jika didapatkan koperasi yang melakukan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Pendanaan Terorisme.

“Karena organ ini baru maka kami akan segera berkantor di Kota Batu yang letaknya Representatif, kantor Satgas nantinya menerima bagi siapa saja yang merasa menjadi korban koperasi, masyarakat bisa mengadukan kepada Satgas kapan saja,” pungkas Kayat mantan LSM. (Ones)