× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Beraksi Saat Subuh, Dua Pelaku Spesialis Curanmor di Palembang Ditangkap

Beraksi Saat Subuh, Dua Pelaku Spesialis Curanmor di Palembang Ditangkap

521
SHARE
Beraksi Saat Subuh, Dua Pelaku Spesialis Curanmor di Palembang Ditangkap

Dua Pelaku Spesialis Curanmor di Palembang saat diamankan polisi.

Palembang, sidaknews.com - Unit lV jatanras Polda Sumsel berhasil menangkap dua tersangka specialis curi motor saat subuh. Kedua tersangka sudah melakukan 13 kali pencurian motor di berbagai wilayah Sumatera Selatan diantaranya Tanjung Lago Jalur Banyuasin 2 kali, Tanah Mas 1 kali dan di Talang Jambe sebanyak 2 kali.

Indralaya dan Pemulutan di kabupaten Ol masing masing 1 kali dan 2 kali dan Prabumulih 1 kali, di Palembang Jl Panca Usaha depan RS. Bari 1 kali, Jl. Bungaran 1kali.

"Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi menyampaikan, kedua tersangka Indra Hardiansyah (29) warga Jl. Kapten Abdullah Gang Lama Plaju serta Firdaus (22) warga Pulau Gadung Sukarami telah melakukan aksi mencuri motor sekitar 7 kali. Sedangkan, dengan tersangka Vani (DPO) tersangka Indra sekitar 6 kali melakukan pencurian motor."Ucapnya. Kamis (23/7).

Setiap beraksi kompolotan curanmor menggunakan kunci letter T pada saat subuh karena pemiliknya sedang tidur. Salah satu korban motor yang di curi Indra cs motor trail dinas milik kades Tanjung Lago di daerah Jalur kabupaten Banyuasin.

Tersangka Indra mengaku sekitar 13 kali melakukan pencurian motor bersama Firdaus dan Vani sekitar bulan Juni dan Juli kadang dapat 1 bisa juga 2 tiap kali beraksi.

"Kami keliling bisa naik bentor stop langsung jalan kaki cari lokasi biasanya saat subuh karena sepi orang sedang tidur, istri taunya aku kerja bangunan dia tidak tau aku maling motor, "Terangnya.

"Biasanya motor di jual di Tangga Buntung sekitar 1 juta - 5 juta, revo sekitar 1,5 juta kalau varia atau beart 2 jutaan, uangnya buat belanja dapur rumah dan biaya daftar anak sekolah ada juga buat beli 
sabu dengan kawan," ujar Indra.

Aku sudah sekitar dua tahun pakai narkoba Indra mengaku, kalau aku baru 1 tahun, lanjut Firdaus.

"Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi yang di dampingi kanit lV Punisher Kompol Zainuri mengatakan dua tersangka di tangkap (21/07) sekitar pukul 16.00 Wib. Keduanya sudah 13 kali beraksi curi motor di berbagai lokasi Sumsel, mereka specialis curi motor waktu subuh dengan menggunakan kunci model T."Terangnya.

Dengan Firdaus, lndra sudah sekitar 6 kali curi motor, satu lagi DPO, sementara korbanya adalah salah satu Kades Jalur di Tanjung Lago hingga motor dinasnya juga di embat tersangka.

Satu tersangka lagi masih dpo, tiga serangkai modusnya merusak kunci kontak motor menggunakan kunci model T, Suryadi menegaskan.

Indra merupakan residivis pernah di penjara dalam kasus pencurian dan bebas pada September 2019 mulai beraksi sekitar Juni dan Juli 2020.

Barang bukti yang berhasil di amankan Opsnal Unit lV diantaranya 2 kunci model T dan 2 STNK motor serta botol alat hisap sabu, kedua tersangka di jerat dengan pasal 363 Khup tentang curat dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. (Iskandar Mirza)

VIDEO