× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Berhati Mulia, Korban Jambret Minta Pelaku Segera Bertobat

Berhati Mulia, Korban Jambret Minta Pelaku Segera Bertobat

414
SHARE
Berhati Mulia, Korban Jambret Minta Pelaku Segera Bertobat

Korban jambret Yulyani.

Palembang, sidaknews.com - Korban jambret Yulyani Ibu rumah tangga (IRT) yang terjadi di Jakabaring Palembang meminta pelaku segera bertobat. Hal ini di sampaikan Yulyani (48) warga jl. Swadaya RT 08 RW 02 No 640 keluarahan Talang Aman Kecamatan Kalidoni Palembang saat berjumpa Ahmad Randa dan Gilag Ramadhon di ruang unit 1 Jatanras Polda Sumsel, Rabu (02/12).

"Semoga kedua pelaku jambret segera bertobat dan tidak melakukan hal yang merugikan orang lain dan mencelakakan orang lain akibat aksi Jambret mereka," ujar korban.

Mendengar ucapan dan doa korban Yulyani kedua tersangka mengaku sudah minta maaf dan tobat tidak mau berbuat kriminal lagi.

"Kami sudah minta maaf dengan korban dan aku janji akan tobat tidak mau lagi berbuat jahat dan jambret," kata Randa di depan Yulyani dan suaminya serta Polisi.

Pengakuan dan permintaan maaf dilakukan kedua tersangka sambil berdiri, tersangka yang pertama dilakukan olehRanda dan di susul oleh y Gilang yang juga bangkit dan berdiri sambil terpincang pincang berjalan mendekati korban lalu salaman minta maaf sambil mencium tangan korban.dan suaminya.

Korban Yulyani mengaku saat kejadian jambret itu sedang kompoi menggunakan motor dengan temannya di Jl. Gubernur H. Bastari Jakabaring Palembang.

"Saat kompoi tas aku selempangkan di leher posisi tas di depan di tutup pakai jilbab, tapi karena di atas motor dan angin jilbab terbuka tertiup angin. Dan tas terlihat, dan di jambret dua pelaku hingga jatuh dan jilbab korban terlepas karena di tarik tersangka Randa," ungkap korban.

Korban baru sadar setelah kejadian pen jambretan, aksi kompoi saat itu korban tertinggal dari rombongan saat itu hanya tinggal empat lagi dibelakang. Pelaku mendekati korban dan langsung tarik tas.

"Akibatnya aku terjatuh dan tas milik ku di larikan, karena kejadian itu aku luka di bibir dan kaki sementara pelaku langsung lari, aku ingat yang jambret tarik.tas itu badannya agak besar yaitu Randa dan di bonceng Gilang," jelasnya sambil menunjuk kedua tersangka.

Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian jutaan rupiah dan di dalam tas ada hp, uang tunai 1,6 juta ATM dan surat penting lain seperti KTP.

Kedua tersangka berhasil di tangkap oleh anggota opsnal unit 1 selasa (01/12) sekitar jam 21.00 di sekitar Opi Jakabaring saat berboncengan menggunakan motor.

Kedua tersangkaTerakhir beraksi (18/11) di Jakabaring Jl. Gubernur H.Bastari korbannya Yulyani; tersangka mengaku sudah empat kali melakukan jambret di Kabang Iwak, Bundaran Air Mancur dan Jakabaring Palembang.

"Kami sudah sekitar empat kali jambret berdua terus hasilnya bagi dua, dengan gunakan motor. Aku yang jambret sambil di bonceng, sementara, Gilang yang bawa motor atau jadi joky," ungkap Randa.

Kasubdit lll Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol. Suryadi. Sik. MH menjelaskan dua pelaku yang di tangkap unit 1 specialis curas atau jambret di seputaran seberang Ulu Jakabaring.

"Telah melakukan aksinya sekitar lima atau enam kali jambret, salah satu tersangka Randa merupakan residivis, target kedua pelaku warga yang bawah tas atau hp khususnya wanita. Setiap beraksi mereka berpasangan tetap, satu yang bawah motor satu lagi yang di bonceng sebagai eksekutor atau jambret korban, " jelasnya

Kedua tersangka di jerat dengan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman penjara di atas lima tahun. Selain itu ikut juga di sita barang bukti milik kedua tersangka 1 unit motor dan 1 hp untuk bukti dipersidangan. (Iskandar Mirza)

 

 

 

VIDEO