× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Berlaku Besok, Jangan Coba-coba Masuk Pasar Bincen Jika Tidak Memakai Masker

Berlaku Besok, Jangan Coba-coba Masuk Pasar Bincen Jika Tidak Memakai Masker

11400
SHARE
Berlaku Besok, Jangan Coba-coba Masuk Pasar Bincen Jika Tidak Memakai Masker

Triyono selaku manejer PT Sinar Bahagia (baju putih) saat berada di pasar bincen bersama anggota Polisi.

Tanjungpinang, sidaknews.com - Triyono selaku manejer PT Sinar Bahagia yang mengawasi dan pengelola pasar Bintan Center (Bincen) menghimbau kepada para pedagang dan pembeli untuk memakai masker. Bahkan wajib memakai masker, Kamis (16/4).

Jika di ketahui tidak memakai masker para pedagang tidak boleh berjualan dan para pembeli tidak boleh masuk di areal pasar Bincen ini. Pintu masuk pasar Bincen di ketahui ada 4 dan akan di tutup 2. Sedangkan 2 pintu itu akan di jaga ketat.

"Untuk mengatasi cegah penyebaran virus Covid -19 dan mentaati peraturan dari pemerintah, kita akan menutup pintu masuk dan akan dijaga ketat oleh pihak kita bagi pengunjung yang akan masuk ke pasar Bincen ini jika tidak menggunakan masker dilarang masuk," katanya dengan tegas.

Hal ini akan diberlakukan pada besok tanggal 17 April 2020 pihaknya akan menutup pintu masuk pasar Bincen. Sedangkan pedagang pasar Bincen yang terdiri dari 200 kios itu wajib pakai masker jika tidak memakai masker maka kiosnya akan ditutup.

Triyono saat dijumpai Sidaknews.com Kamis (16/4) di pasar Bincen selesai acara pembagian 200 masker di pasar Bincen bersama Polsek Tanjungpinang Timur, membenarkan pihak PT SB untuk menjelang bulan Ramadhan tahun ini khususnya pasar Bincen tidak membuka Bazar.

"Kita sudah memberi pengumuman bagi pemilik kios bahwa diberitahukan kepada pedagang Bazar Rahmadan pasar Bincen 1441 H tahun 2020 untuk tahun ini ditiadakan karena saat ini tidak memungkinkan dan juga kita mendukung program pemerintah dalam memutuskan penyebaran virus Corona dengan mengadakan social diatancing dan physical diatancing dalam menekan penyebaran virus Corona Covid -19," terangnya. (Dewi)

VIDEO