× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post BP Jamsostek Ajak Kerjasama Pemkab Madina, Terkait Perlindungan Sosial Tenaga Kerja

BP Jamsostek Ajak Kerjasama Pemkab Madina, Terkait Perlindungan Sosial Tenaga Kerja

SHARE
BP Jamsostek Ajak Kerjasama Pemkab Madina, Terkait Perlindungan Sosial Tenaga Kerja

Kepala BPJamsostek Madina, Fachri Idris (kemeja putih) didampingi Account Representative KCPJamsostek Madina, Degi Salanda (kanan) saat bertemu Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution (kiri), Jum'at (24/1) sore dirumah Dinas Bupati Madina Desa Parbanguna

Mandailing Natal, sidaknews.com - BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengajak kerjasama (MoU) Pemerintah Kabupaten Madina, terkait perlindungan sosial tenaga kerja.

Hal itu di ketahui setelah Kepala Cabang BP Jamsosek Fachri Idris didampingi Account Representative KCPJamsostek Madina, Degi Salanda menjumpai Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution di rumah Dinas Bupati di Desa Parbangunan, jum'at (24/1) sore.

Kepala BPJamsostek Madina, Fachri Idris dalam kesempatan tersebu menyampaikan kepada Bupati Madina, Drs Dahlan Dahlan Nasution bahwa ada 2 program BPJamsostek Madina yang dapat dikerjsamakan dengan Pemkab Madina untuk kesejahteraan pegawai non ASN (honorer).

Pertama program tersebut yaitu program Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) dan kedua, Program Jaminan Kematian (JKM). Dan untuk iuran kedua program ini hanya sebesar Rp13.500 rupiah perbulannya per peserta,"jelasnya

"dari kedua program ini, nantinya peserta Jamsostek tenaga kerja akan mendapatkan santunan 42 juta untuk program JKM dan Rp20 juta untuk program JKK. Dan jika peserta meninggal dunia karena kecelakaan kerja, maka ahli waris yakni anak akan mendapatkan beasiswa Rp174 juta untuk 2 orang anak.

Sementara itu Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution setelah mendengarkan penjelasan terkait program yang ditawarkan BPJamsostek Madina menyatakan sangat tertarik sekali dengan paparan dan prospek program yang disampaikan oleh Kepala BPJamsostek Madina.

Dahlan Hasan Nasution langsung menyuruh Kepala BPJamsostek Madina, Fachri Idris agar segera membuat surat resmi kepada Pemkab Madina terkait program JKK dan JKM buat Non ASN (Honorer).

"saya menilai program JKK dan JKM yang ditawarkan BPJamsostek Tenaga kerja Madina ini sangat membantu sekali buat para staf kita yang non ASN (Honorer). Maka dari itu, silahkan buat surat resmi kepada saya, biar seterusnya saya buat surat resmi kepada SKPD".tegasnya

Program kerja yang ditawarkan BPJamsostek Madina ini, juga sebagai wujud dukungan ke Pemkab Madina tehadap penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, berdasarkan Peraturan Bupati Madina Nomor 11 Tahun 2019 tentang Kepesertaan Kepala Desa dan Perangkat Desa Dalam Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. (putra)