× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post BPSDM Aceh Gagas Diskusi Aceh Carong

BPSDM Aceh Gagas Diskusi Aceh Carong

SHARE
BPSDM Aceh Gagas Diskusi Aceh Carong

BPSDM Aceh Gagas Diskusi Aceh Carong.

BANDA ACEH, sidaknews.com - Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Aceh Menggagas Diskusi program Aceh Carong, dengan mengusung tema:"Focus Discusion Penyusunan Road Map Beasiswa Pemerintah Aceh", yang berlangsung dihotel, Banda Aceh. Senin (18/11).

Kegiatan tersebut hadir sejumlah Pimpinan perguruan Tinggi Negeri (PTN), Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), serta dan penjabat dinas Bappeda Aceh, hadir juga sejumlah penjabat SKPA.

Kadis BPSDM Aceh, Syaridin, S.Pd,M.Pd dalam Sambutannya mengatakan, Focus Discusion Penyusunan Road MAD Beasiswa Pemerintah Aceh merupakan kegiatan tentang penyusunan Map Beasiswa Pemerintah Aceh antara lain BPSDM Aceh yang sudah lama terbentuk hal ini disampaikan Syaridin, S.Pd.M,Pd dalam pembukaan Discution tersebut.

Ia menjelaskan. berdasarkan peraturan Gubernur Aceh nomor 103 tahun 2016 tentang kedudukan, susunan Organisasi, tugas, Fungsi dan tata kerjanya yang memiliki dua tujuan utama, pengembangkan Kompetensi melalui pelatihan dan meningkatkan kualifikasi Pendidikan melalui Beasiswa.

Adapun tujuan utama ini untuk mempunyai kelompok sasaran yang tidak berfokus pada pengembangan Sumber daya aparatur dilingkungan Pemerintahan Aceh. ungkap Syaridin. “Akan tetapi juga kepada Sumber Daya non aparatur, sambungnya lagi, yaitu masyarakat Aceh. “secara langsung atau tidak langsung mendukung pelaksanan pembangunan Aceh.

BPSDM Aceh merupakan organisasi perangkat daerah yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas dan daya saing SDM, khususnya melalui penyaluran Beasiswa Pendidikan diperguruan tinggi, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Pemerintah Aceh melalui BPSDM telah melaksanakan pemberian Beasiswa kepada masyarakat Aceh dengan jumlah 5.000 lebih penerima, Pemerintah Aceh juga telah mengkucurkan angaran dengan besaran totalnya melebihi 1 Triliun.

Pengelolaan Beasiswa tentunya tidaklah mudah, untuk mengatur pelaksaan pemberian beasiswa agar sesuai dengan tujuan kebutuhan beasiswa masyarakat Aceh sekarang ini. kata mantan kadis pendidikan Aceh tersebut.

“Enam bulan yang lalu Pemerintah Aceh telah mengatur tentang penerima Beasiswa melalui salah satu bentuk investitasi uang rakyat Aceh.

sehingga peraturan ini wajib dilaksanakan oleh seluruh pihak, guna mencapai tujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM yang handal dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan diAceh. katanya.


“Untuk menjamin agar dampak jangka panjang dari beasiswa pemerintah Aceh terpenuhi pembanggunan diAceh, maka perlu untuk menentukan sebuah Road Map atau peta jalan, yang secara praktek dapat menentukan nantinya, berbagai bentuk program beasiswa yang akan dilaksanakan, sehingga bagaimana caranya mendayagunakan diri dalam menerima masukan dari seluruh pihak yang terkait, dan pada hari ini juga telah diluncurkan program penyusunan dokumen perencanaan yang disebut Road Map Beasiswa pemerintah Aceh.

Adapun berbagai pendapat dan kritikan yang akan dihimpun nantinya menjadi fondasi BPSM Aceh dalam mengembangkan terobosan program beasiswa yang berbasis pada kebutuhan yang nyata, berorientasi pada hasil’” lanjut syaridin.

Peserta Focus Group Discusitian (FGD) secara garis besar terdiri dari unsur pemangku kepentingan level propinsi Aceh yaitu (SKPA), Unsur perencanaan dari setiap kab/ Kota, diantaranya Bappeda Kabupaten/kota, perguruan Tinggi negeri dan swasta diAceh, Lembaga/Instusi serta asosiasi alumni penerima beasiswa lainnya. (D.ril)