× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Cabuli Anak Tirinya, Ayah Bejat Ini Mendekam di Kantor Polisi

Cabuli Anak Tirinya, Ayah Bejat Ini Mendekam di Kantor Polisi

592
SHARE
Cabuli Anak Tirinya, Ayah Bejat Ini Mendekam di Kantor Polisi

Pelaku Suprianto (42) ayah tiri dari korban 'Bunga' (17) diamankan di Mapolsek Bukit Bestari (20/7)

Tanjungpinang, Sidaknews.com - Seorang istri melaporkan suaminya karena mencabuli anaknya. Suprianto (42) terpaksa harus mendekam dalam sel tahanan Polsek Bukit Bestari karena perbuatannya mencabuli anak tirinya sebut saja Bunga (17) yang bukan nama sebenarnya, Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Bukit Bestari, AKP Anak Agung Made Winarta melalui Pembantu Unit (Panit I) Iptu Bahmid Tavip di Mapolsek Bukit Bestari, Senin (20/7).

“Hari Jum’at (17/7) lalu kita menerima laporan dari seorang ibu yang mengatakan anak gadisnya jadi korban ayah tirinya atas dugaan pencabulan yang dilakukan oleh suaminya terhadap anaknya,” kata Iptu Tavip.

Menurut keterangan Iptu Tavip dari keterangan pelaku bahwa sudah tiga kali melakukan pencabulan kepada anak tirinya 'Bunga', berawal pada bulan April, Juni dan bulan Juli 2020.

“ Saat pelaku mengajak korban untuk minum tuak bersama, selesai minum danabok, pelaku membujuk korban untuk melakukan hubungan intim, yaitu hubungan badan layaknya suami istri namun korban menolak, dan pelaku meraba raba payudara dan kemaluan korban,” jelasnya.

"Selanjutnya pada saat korban sedang mandi, dan pelaku masuk kedalam kamar mandi dan pada saat berada didalam kamar mandi, pelaku mendekap korban dari belakang,” jelasnya.

Kejadian yang baru- baru ini, saat korban sedang terbaring dikamar dan pelaku masuk, terjadilah hubungan intim layaknya suami istri

Pelaku berhasil membujuk rayu korban agar menuruti nafsu bejatnya, namun korban selalu menolak karena pelaku merupakan ayah tirinya. Korban mengatakan seharusnya ayah melindungi anaknya, tapi korban langsung dipaksa melakukan persetubuhan yang tidak sepantasnya dilakukan.

"Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Bukit Bestari, guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Iptu Tavip.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan dengan Pasal 82 Ayat 1 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," ujarnya. (Dewi)

VIDEO