× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Cegah Covid-19, Dinkes Madina Sudah Memesan Logistik APD

Cegah Covid-19, Dinkes Madina Sudah Memesan Logistik APD

219
SHARE
Cegah Covid-19, Dinkes Madina Sudah Memesan Logistik APD

Kadis Kesehatan Madina, dr Syarifuddin Nasution saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya, Senin (6/4)

Mandailing Natal, sidaknews.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Dinkes Madina) telah melakukan pemesanan Logistik Alat Pelidung Diri (APD) senilai Rp1.100.375.000 pada tanggal 27 Maret 2020 kemarin, untuk menghadapi Corona virus Disease -19 (Covid-19).

APD yang di pesan tersebut seperti Sarung Tangan,topi, sepatu seftey, cover All, Masker N95. Dan desinfektan, hand sanitizer, pengukur suhu, rapit test.

Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Syarifuddin Nasution kepada wartawan, Senin (6/4/2020) menyampaikan, setelah menerima dana tak terduga (TT) sebesar Rp1.576.305.000, Dinas kesehatan langsung membelanjakan dana sebesar Rp1.100.375.000.

" APD sudah di pesan terdiri dari Coverall Disposable 350 pcs, penutup kepala 350 pcs, masker N-95 350 pcs, sarung tangan 700 pcs dan sepatu safety con 350 pasang.

Dan cairan Desinfektan 1500 liter, pompa brand solo 104 pcs, hand sanitizer 500 liter dan thermometer infra red non contact sebanyak 100 pcs, yang semuanya dengan total biaya sebesar Rp1.100.375.000".jelasnya.

kemudian untuk pengadaan ravid test sebanyak 26 kotak dengan biaya sebesar Rp228.800.000 dan honor penyemprot serta pengawas sebesar Rp247.130.000.

Dijelaskan Syafruddin, logistik APD yang dipesan belum semua datang, mengingat kondisi dan situasi sedang tidak menentu akibat wabah Covid-19 ini.

Untuk bahan yang telah datang sudah langsung kita distribusikan ke posko-posko, Puskesmas, 119. Dan untuk TNI-Polri akan segera akan kita distribusikan,"terangnya.

Terkait isu berkembang di masyarakat yang menyatakan Dinkes Madina terkesan tidak perduli dengan penanganan masalah wabah Covid-19 terutama masalah APD," itu tidak benar, kita sampai saat ini terus pantau,"ucapnya.

"dilihat kondisi saat ini, sudah selayaknya kita semua atau seluruh elemen masyarakat secara bersama-sama saling bahu membahu dalam menangani wabah Covid-19 ini, bukan saling menyalahkan dan menyudutkan".tandasnya.

Sebab tambahnya, apabila penanganan wabah Covid-19 ini tidak kita tangani bersama, mungkin penekanan untuk meminimalisir atau mencegah wabah ini akan sulit kita hadapi. Sebagai contoh masyarakat yang memang tidak perlu sekali keluar rumah, lebih baik tinggal dirumah saja, demi menekan semakin cepatnya wabah Covid-19 ini menyebar. (Putra)

VIDEO