× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Crystal Lagoons Bermitra dengan NexPlan untuk Mengembangkan 30 Public Access Lagoons di Korea

Crystal Lagoons Bermitra dengan NexPlan untuk Mengembangkan 30 Public Access Lagoons di Korea

SHARE
Crystal Lagoons Bermitra dengan NexPlan untuk Mengembangkan 30 Public Access Lagoons di Korea

Crystal Lagoons Partners with NexPlan to Develop 30 Public Access Lagoons in Korea

SEOUL, sidaknews.com - Saat kita berpikir tentang Korea, kita segera mengaitkannya dengan metropolitan yang padat. Crystal Lagoons baru saja meraih kontrak terpentingnya di Korea, yakni menyediakan 30 Public Access Lagoons (PAL), dibuat dan dipatenkan oleh perusahaan multinasional yang mengutamakan inovasi.

Omzet tahunan untuk proyek ini diperkirakan lebih dari US$ 1 juta. Saat beroperasi, berbagai proyeksi menunjukkan 30 PAL tersebut kelak memiliki lebih dari 30 juta pengunjung setiap tahun. Berbagai proyek segera dikembangkan di beberapa kota di seluruh Korea, di bawah naungan kemitraan Crystal Lagoons dan NexPlan.

"PAL mengubah lokasi apa pun menjadi objek wisata yang paling menghibur di sebuah kota, dan menghadirkan nilai tambah penting terhadap lingkungan urban, serta menciptakan kehidupan pantai di permukiman," jelas Cristián Lehuedé, Executive Director, Crystal Lagoons.

Sejumlah fasilitas menarik berada di sekitar wilayah perairan yang sejernih kristal, dapat diakses dengan membeli tiket masuk, yakni restoran, klub pantai, gerai ritel, amfiteater, serta aktivitas hiburan dan kebudayaan. Fasilitas-fasilitas ini bisa dimanfaatkan untuk menggelar konser, pertunjukan, dan menonton film, sehingga mengubah PAL menjadi lokasi pertemuan khas abad ke-21.

Proyek perdana di Korea akan terletak di Songdo International City, sebuah area publik yang dihibahkan dengan konsesi. Lokasi ini akan mencakup laguna kristalin seluas 6,8 hektar yang dikelilingi berbagai restoran, gerai ritel, amfiteater untuk pertunjukan, dan lain-lain.

"Salah satu bentuk hiburan bagi warga Korea ialah mal. PAL akan menawarkan pengalaman baru untuk warga lokal sehingga mereka dapat mengubah gaya hidupnya. Hal ini menjadi tren global yang tengah mengemuka, yaitu mengubah mal menjadi ruang terbuka dan menghadirkan sejumlah kegiatan serta pengalaman alternatif yang baru dan fungsional, seperti laguna-laguna tersebut," tambah Lehuedé.

Menurut Lehuedé, kesuksesan global PAL menunjukkan bahwa "mereka berfokus pada 80% kontrak Crystal Lagoons. Daya tariknya ialah kemampuannya dalam menarik banyak pengunjung. Lebih lagi, PAL memberikan imbal hasil atas investasi dengan cepat, sebab fasilitas ini memiliki biaya konstruksi dan pemeliharaan yang rendah. Crystal Lagoons telah menggarap 200 proyek PAL di berbagai tahap negosiasi, konstruksi, dan operasi yang tersebar di Eropa, Asia, Amerika dan Afrika, khususnya di Thailand, Spanyol, Italia, Turki, Indonesia, Dubai, Afrika Selatan, Australia dan Cile," jelas Cristián Lehuedé. (Rls)