× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Curi Jengkol dan Biji Kopi, Pria Pengangguran Tewas Kena Bacok

Curi Jengkol dan Biji Kopi, Pria Pengangguran Tewas Kena Bacok

536
SHARE
Curi Jengkol dan Biji Kopi, Pria Pengangguran Tewas Kena Bacok

Usman Jaya Pelaku pembunuhan terhadap saudaranya.

Palembang, sidaknews.com - Untung (24) Pria pengangguran tewas dibantai oleh saudaranya gegara sering mencuri Jengkol dan biji Kopi hasil tanaman milik tersangka.

Untung warga Jl. Patimurah RT 03 kelurahan Mesat Senin kecamatan Lalang Timur kota Lubuk Linggau kabupaten Musi Rawas.

Sebelum kejadian korban di duga akan mencuri sedang mengendap endap tidak jauh dari rumah tersangka, saat di jumpai korban tidak senang.

Pembacokan terjadi senin (24/08) sekitar jam 09.00 di Jl. Poros TMMD Lingkar Selatan RT 04 tak jauh dari rumahnya.

Pembacokan di lakukan oleh tersangka Usman Jaya (34) yang masih ada hubungan keluarga dengan korban yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pembacokan yang di lakukan tersangka Usman Jaya terhadap Untung menggunakan parang karena jengkel tersangka sering mencuri tanaman baik keluargannya sendiri maupun orang lain.

Bahkan sekitar dua minggu sebelum kejadian korban perna mencuri jengkol biji kopi milik korban namun di nasehati agar tidak mengulanginya.

"Dak usah urus aku," ujar Untung saat di tegur tersangka.

Baliklah Kaget Aku Khilap," ujar Usman sambil memang parang, Kapaklah, lanjut korban menantang.

Mendengar hal itu tersangka langsung membacok korban persis di kepala menggunakan parang yang telah dia bawahnya sebanyak 3 kali, akibatnya korban jatuh dan bersimbah darah.

Selajutnya tersangka pulang ke rumah dan menceritakan kejadian kepada kelurganya telah membacok Untung yang merupakan masih ada hubungan keluarga.

Tim sudah turun ke lokasi olah TKP bersama tim identifikasi korban telah meninggal dunia saat tiba,:"ujar Kasat reskrim.

"Kasat reskrim Polres Musi Rawas AKP. Alex Adriyani mengatakan mendapat imfo ada kasus pembunuhan dari ketua RT langsung menuju lokasi. Tersangka di tangkap di rumahnya tampa perlawanan ikut juga di aman kan barang bukti 1 sajam dan pakaian milik korban," kata Alex Andriyan.

Atas perbuatanya tersangka di jerat dengan pasal 338 khup dengan ancaman penjara di atas 20 tahun. (Iskandar Mirza)

VIDEO