× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Dalam Satu Malam, Polres Sidimpuan Gagalkan Peredaran Ganja Sebanyak 13 Kg

Dalam Satu Malam, Polres Sidimpuan Gagalkan Peredaran Ganja Sebanyak 13 Kg

SHARE
Dalam Satu Malam, Polres Sidimpuan Gagalkan Peredaran Ganja Sebanyak 13 Kg

Barang bukti daun ganja kering sebanyak 13 kg dengan tersangka tiga orang.

SIDIMPUAN, sidaknews.com - Tim khusus (Timsus) Aparat Kepolisian Polres Padangsidimpuan (Sumatera Utara) menggagalkan Peredaran Narkoba jenis ganja sebanyak 13 kilogram dengan tiga orang tersangka dari dua Lokasi berbeda, Sabtu (30/11).

Penangkapan Pertama dilakukan setelah Timsus mendapat informasi tentang adanya ganja yang hendak diselundupkan ke Pekan Baru, mendapat informasi itu Polisi kemudian bergerak menuju salah satu SPBU di Jalan Raja Inal siregar, Kelurahan Batunadua, kota Padangsidimpuan dan benar Pelaku hendak melakukan transaksi di SPBU yang baru diresmikan itu, kemudian polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka verry hasudungan hutauruk (38).

Saat menggeledah Sudung yang berdomisil di desa mompang, kecamatan padangsidimpuan angkola julu, kota padangsidimpuan, polisi menemukan dua tas milik tersangka yang berisi 11 paket ganja kering siap edar dan sejumlah barang bukti lainnya, kini tersangka sudung bersama barang bukti sudah berada di kantor Satres- narkoba Polres Padangsidimpuan.

kemudian pada waktu bersamaan satresnarkoba Polres Padangsidimpuan juga berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis daun ganja kering, sekira pukul 22.00 wib, di jalan H. Abdul jalil nasution kelurahan wek. VI kecamatan padangsidimpuan selatan, kota padangsidimpuan,

Kedua pelaku adalah Erwandi simbolon alias andi (34) dan Sudirman harefa alias buyung (32) berdomisil di jalan sinar, gang situmba VI, kelurahan sihitang, kecamatan padangsidimpuan tenggara, kota padangsidimpuan, kata kasat narkoba polres padangsidimpuan akp charles jhonson panjaitan sh

penangkapan terhadap kedua pelaku berkat informasi dari masyarakat, saat di lakukan penangkapan salah satu tersangka andi malah melakukan perlawanan kepada petugas dengan cara menggigit, karena tidak menghiraukan peringatan dari petugas, akhirnya di lakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kaki pelaku, cetus mantan kapolsek batunadua ini .

Berdasarkan pengakuan tersangka barang ganja sebanyak 2 kilogram tersebut di dapat dari kabupaten madina dan akan dijual di kota padangsidimpuan," jelas Charles panjaitan.

Kini barang bukti daun ganja sebanyak 13 kg bersama tiga pelaku atas nama Verry hasudungan hutauruk (38) bersama erwandi simbolon alias andi (34) dan sudirman harefa alias buyung (32) hasil pengungkapan Sabtu (30/11/2019) malam itu dari dua lokasi berbeda sudah berada di mapolres padangsidimpuan untuk menjalani proses hukum selanjutnya dan pengembangan, terangnya.

Terpisah, Kapolres kota Padangsidimpuan AKBP Hilman wijaya S.iK. MH mengatakan pihaknya betul berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis ganja di kota Padangsidimpuan dengan barang bukti 13 kilogram dari dua lokasi berbeda, " kata Hilman kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan Kapolres, saat ini indonesia masuk pada kategori darurat narkoba, para bandar menyasar semua kalangan dan berbagai profesi.

"Narkoba merupakan hal yang paling berpotensi, yang akan merusak proses regenerasi, makanya tugas kita semua, mari bersama-sama memeranginya sejak dini. dan ambil bagian dalam pemberantasan narkotika, "kata dia.

Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat maupun berbagai kalangan, supaya menghindari narkoba, tutupnya. (sabar)