× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Dalam Sehari, Satres Narkoba Polres Tanjungpinang Berhasil Meringkus Dua Tsk Narkoba

Dalam Sehari, Satres Narkoba Polres Tanjungpinang Berhasil Meringkus Dua Tsk Narkoba

645
SHARE
Dalam Sehari, Satres Narkoba Polres Tanjungpinang Berhasil Meringkus Dua Tsk Narkoba

Satres Narkoba Polres Tanjungpinang gelar konfrensi pers di ruang kantor Sat Res Narkoba.

Tanjungpinang, sidaknews.com - Sat Res Narkoba  Polres Tanjungpinang sekira pukul 12.00 wib lakukan konfrensi pers di ruang kantor Sat Res Narkoba, terkait penangkapan dua tersangka yang diduga sebagai pemakai, pengedar dan kurir sabu yang tertangkap pada hari Kamis 27 Febuari 2020.

Konfrenai pers itu di pimpin oleh kasat Res Narkoba AKP Chrisman Panjaitan SE. MH, KBO Iptu Raja Vindho dan Kabag Humas Polres Tanjungpinang IPTU Supri Hadi H. Sabtu (29/02)

Tersangka Asf pegawai swasta warga Bukit Cermin diringkus polisi pada pukul 09.30 wib atas lapaoran istrinya sendiri,  karena tidak tahan melihat prilaku suami yang hampir 6 bulan di ketahui mengkonsumsi sabu.

Menurut Chrisman tersangka yang sudah lama mengkonsumsi sabu dan sudah ketergantungan itu tidak bisa di larang lagi," bahkan gelagatnya pada hari itu mau memukul anaknya karena pengaruh sabu, karena itu istri tersangka membuat laporan kepada pihak polisi," katanya.

Dari hasil pemeriksaan pihak polisi di temukan satu kotak rokok didalam saku tersangka dan terdapat 4 paket diperkirakan seberat 1 gram itu digunakan tersangka sebagai stok komsumsinya.

Namun menurut Chrisman tersangka tidak bisa dilakukan rehab karena ada barang buktinya," dikatakan sebagai pemakai jika saat penangkapan tidak ditemukan barang bukti itu baru bisa direhap," katanya.

Sedangkan kasus penangkapan pada hari yang sama dengan tersangka SA warga Tanjung Uban, pada Kamis 27 Pebruari 2020 sekira pukul 17.00 wib di depan bank Panin pas pintu  keluar Perlabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, terdapat 300 gram sabu di duga dari Malaysia dan akan di bawa ke Batam untuk di edarkan.

Sejauh ini Sat Res Narkoba masih melakukan pengembangan dan mendalami kasus tersebut.

" Kita sudah mengantongi nama pemesan sabu dan pemilik sabu itu dan akan kita selidiki lebih lanjut," katanya. Ancaman hukuman SA minimal 6 tahun penjara dan maksimal seumur hidup. (Dewi)

VIDEO