× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Di Tanjungpinang Bertambah Satu Pasien Covid-19 Berasal dari Penumpang Garuda Airline

Di Tanjungpinang Bertambah Satu Pasien Covid-19 Berasal dari Penumpang Garuda Airline

560
SHARE
Di Tanjungpinang Bertambah Satu Pasien Covid-19 Berasal dari Penumpang Garuda Airline

Kadis Kesehatan Provinsi Kepri dan Jubir Gugus Tugas Covid-19 dr Tjetjep Yudiana M Kes, Jum'at (10/7).

Tanjungpinang, sidaknews.com - Tanjungpinang bertambah satu pasien dari Penumpang Garuda Air lines yang tiba di Tanjungpinang pada tanggal (08/07) diketahui Tn. Su (52) warga Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Turun dari pesawat Garuda pasien langsung ke RSUD RAT untuk melakukan Rapid Test Antibodi dengan hasil Reaktif pasien langsung dikarantina di Rumah Singgah dan PCR tanggal (09/07) dengan hasil positif, hal itu dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi Kepri dan juga Jubir Gugus Tugas Covid-19 dr Tjetjep Yudiana M Kes, Jum'at (10/7).

" Ya, ada penambahan pasien satu orang terkonfimasi dari hasil pemeriksaan RDT dan PCR ini dilaksanakan secara mandiri oleh yang bersangkutan atas kesadaran sendiri karena baru melakukan perjalanan dari Negara dan daerah terjangkit sebelum pulang ke rumah," jelasnya.

Berdasarkan hasil Penyelidikan Epidemiologi didapatkan bahwa Tn. Su datang dari Kongo dan melakukan transit di Perancis, Qatar dan Jakarta. Selama di perjalanan Tn. Su tetap melakukan Social Distancing dan memakai masker. Sebelum berangkat dari Kongo, Tn. Su telah melakukan pemeriksaan PCR dengan hasil negatif pada tanggal 3 Juli 2020. Perjalanan Kongo - Perancis 4 juli 2020, Perancis - Qatar 5 Juli 2020, Qatar - Jakarta 6 Juli 2020, Jakarta - Tanjungpinang 8 Juli 2020.

Setiba di Bandara Soetta tidak dilakukan Rapid Test. Tn. Su sempat menginap 2 hari di Hotel Ibis Style Bandara Soetta. Tn. Su melakukan perjalanan dari Kongo ke Jakarta bersama 1 orang temannya yang tinggal di Jakarta. Saat ini Tn. Su tidak merasakan gejala Covid-19.

Adapun pengumpulan informasi awal tentang jumlah orang yang akan dilaksanakan Tracing adalah 74 orang, terdiri dari penumpang 29 orang (11 Tanjungpinang, 18 Kab Bintan), Crew pesawat 7 orang, Petugas Groundhandling 5 orang, Avsec 23 orang, CS 4 orang, KKP 2 orang, TNI AU 1 orang dan supir Taxi 3 orang.

Adapun rencana tindak lanjut yaitu, Koordinasi dengan KKP Tanjungpinang, pelaksanaan Tracing dengan kontak erat edukasi dan komunikasi risiko terhadap kontak Tracing antara lain mewajibkan menggunakan masker, jaga jarak, CTPS, makan makanan bergizi dan melakukan karantina mandiri. (Dewi)

VIDEO