× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Dibawah Ancaman, Pria di Langsa Berhasil Setubuhi Seorang Mahasiswi

Dibawah Ancaman, Pria di Langsa Berhasil Setubuhi Seorang Mahasiswi

SHARE
Dibawah Ancaman, Pria di Langsa Berhasil Setubuhi Seorang Mahasiswi

Pelaku Saat diamankan di Polres Langsa.

LANGSA, sidaknews.com - Seorang pria di Langsa yang bernisial MA (21) warga Kecamatan Langsa Barat berhasil menyetubuhi seorang mahasiswi yang bernisial R (18) sebanyak tiga kali dirumah pelaku dalam waktu yang berbeda-beda.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK M.Sc melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief Sukmo Wibowo SIK, Kamis (28/11/2019) mengatakan pada saat awal kejadian korban masih berumur 17 tahun dimana kejadian pertama terjadi pada (25/10) sekitar pukul 13.00 WIB di rumah pelaku.

Kejadian kedua terjadi setelah beberapa hari dari kejadian pertama yakni pada pukul 13.00 WIB di rumah pelaku juga. Pada saat itu pelaku meminta korban datang kembali ke rumahnya dan jika korban tidak datang maka pelaku mengancam akan mempermalukan korban dengan cara menyebarkan foto sexy korban.

Mendapat ancaman itu, korban pun datang ke rumah pelaku dan pada saat berada di depan rumah terjadilah cek cok mulut antara korban dan pelaku lalu pelaku menarik korban masuk ke dalam kamarnya serta langsung mengunci pintu kamar tersebut.

Pada saat itu, korban berusaha membuka pintu untuk melarikan diri namun korban terjatuh ke lantai. Setelah korban terjatuh, pelaku menarik kerah baju korban dan menghempaskan tubuh korban ke atas tempat tidurnya kemudian melakukan aksi bejatnya, terang kasat Reskrim.

Kemudian, sambung Iptu Arief Sukmo Wibowo SIK, kejadian ketiga terjadi pada Jumat (15/11) sekitar pukul 13.00 wib. Saat itu pelaku meminta korban datang kembali ke rumahnya karena mengetahui korban tidak ada dosen di kampus.

Lalu pelaku menjemput korban ke kampus serta membawa korban ke rumah pelaku dan setelah sampai di rumah, pelaku langsung menarik korban ke dalam kamar dan kembali menyetubuhi korban.

"Kini pelaku telah diamankan di Polres Langsa dan dikenakan pasal 81 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," pungkas Kasat Reskrim. (Rolly)