× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Diduga Asmara Segitiga, Wajah Pria Ini Melepuh Gegara Disiram Air Keras

Diduga Asmara Segitiga, Wajah Pria Ini Melepuh Gegara Disiram Air Keras

10430
SHARE
Diduga Asmara Segitiga, Wajah Pria Ini Melepuh Gegara Disiram Air Keras

Korban berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan akibat di siram air keras.

Medan, sidaknews.com - Seorang pria mengalami luka melepuh di bagian kepala, wajah, leher dan tangannya dan harus mendapat perawatan medis akibat di siram air keras oleh orang tak di kenal. Korban bernama Fery (25) warga Jalan Cemara, Kecamatan Percut Sei Tuan, kota Medan.

Kepada wartawan paman korban bernama Saiful Bahri alias Tonang (43) didampingi oleh ayah kandungnya Erwin Syamsah (59) warga Aceh Timur kepada awak media di RS Imelda Medan, Selasa (8/12/2920) pukul 16:00 WIB, menjelaskan bahwa Fery di siram air keras oleh orang tak di kenal pada. Minggu (06/12/20). Pamannya menduga kejadian yang di alami Fery dilatar belakangi motif asmara cinta segitiga.

Kondisi korban

Menurut Saiful Bahri kejadian berawal saat si Caca itu datang ke kost si Fery dijalan Budi Utomo, Kecamatan Medan Tembung bersama seorang laki-laki untuk meminta kunci kamar kostnya yang dititipkan pada korban dengan mengendari Honda Vario pada Minggu malam (6/12/2020).

"Sekira pukul 23:00 WIB, saat tiba di rumah kost korban, Caca masuk kedalam kamar kost, lalu Fery menyerahkan kunci kamar kost Caca. Si Fery dan Caca udah 2 Minggu menjalin hubungan asmara. "Ucapnya.

Saat itu Fery merasa curiga, terhadap laki-laki yang bersama pacarnya itu dan saat keduanya pergi meninggalkan rumah kost, korban berusaha membuntuti mereka dan saat tiba di depan rumah kost Caca yang juga terletak tak jauh dari rumah kost korban, Caca turun dari sepeda motor, kemudian korban mendekati pacarnya itu dan bertanya siapakah gerangan pria yang bersamanya tadi”,ucap ayahnya saat menirukan kata-kata korban.

Lanjutnya, merasa penasaran korban mencoba menyelidiki Siapa pria tersebut. Pass dekat rumah besar di jalan Budi Utomo korban melihat laki-laki yang bersama Caca tadi sedang berbicara dengan seorang pria lain. Dan tidak beberapa lama keduanya memacu kendaraan berlawanan arah dengan korban, saat sudah berpapasan, laki-laki yang berada di boncengan langsung menyiramkan cairan kearah Fery.

"Korban yang dalam keadaan panik sempat berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan rumah pakciknya yang bernama Syaiful Bahri untuk meminta pertolongan. Melihat kondisi korban yang mengalami luka serius lantas ia bersama temanya membawa korban ke Rumah sakit Imelda Medan untuk mendapatkan pertolongan ",jelas ayahnya.

Ia menambahkan, polisi yang sudah mendapat informasi, sekitar pukul 14:00 wib langsung menuju rumah sakit untuk melihat kondisi korban lalu meminta keterangan korban. Selain itu untuk proses penyelidikan polisi mengambil rekaman CCTV yang berada di sekitar di lokasi kejadiaan.

"Untuk mengetahui kejadian sebenarnya dan siapa pelaku di balik penyiraman air keras ke wajah dan tubuh korban yang saat ini sedang di rawat di rumah sakit. Erwin juga meminta kepada pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku dan di hukum seberat- beratnya karena telah membuat anaknya cacat karena di siram air keras," pungkasnya. (H)