× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Oknum Anggota DPRD Dipolisikan

Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Oknum Anggota DPRD Dipolisikan

4421
SHARE
Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Oknum Anggota DPRD Dipolisikan

IJazah yang digunakan oleh oknum dewan.

Tual,sidaknews.com - Diduga menggunakan ijazah palsu saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Tual pada Pileg 2009 hingga 2019 kemarin, HR oknum anggota DPRD terpilih dari Partai Demokrat, diutus ke Polres Maluku Tenggara. Jumat 15/05/20 dengan nomor Surat Tanda Penerima Laporan (STPL) /137/V/2020/MALUKU/RES MALRA. Hal ini diungkapkan Roroa, seorang praktisi hukum di Malra pada Wartawan, Jumat (15/5/2020).

"HR terpilih sebagai anggota DPRD Kota Tual pada Pileg 2019 berdasarkan data yang kami himpun saat pencalonannya menggunakan ijazah sarjana hukum lulusan Universitas Islam Az Zahra Jakarta," kata Roroa.

Akan tetapi, lanjut dia, hasil Crooscek yang dilakukan pihaknya ke Universitas Islam Azzahra, HR hanya mengecap pendidikan di sana hanya selama dua semester dan setelah itu mengundurkan diri.

"Kami menduga ada pemalsuan ijasah yang dilakukan oleh HR dan ini merujuk pasal 68 ayat (1) dan ayat (2) diancam hukuman penjara paling lama lima Tahun dan denda 500.000.000.00. = dan Undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang sisitim pendidikan Nasional."katanya.

Roroa mengatakan, pihaknya menemukan indikasi penggunaan ijazah palsu tersebut yang diperkuat dengan bukti tentang ijasah dan transkip nilai palsu yang saat ini di pegang oleh HR. Selain itu, ia juga telah mengantongi surat dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Jakarta nomor 1774 / LL3 / KR / 2020 Tanggal 04 Mey 2020.

"Berdasarkan bukti-bukti tersebut, saya meminta kepada Polres Maluku Tenggara agar dapat menindak lanjuti laporan dugaan penggunaan Ijasah dan Transklip nilai palsu oleh terlapor HR," harapnya. (RD)