× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Diduga Mabuk dan Tersinggung, James Tambunan Aniaya Maradona

Diduga Mabuk dan Tersinggung, James Tambunan Aniaya Maradona

732
SHARE
Diduga Mabuk dan Tersinggung, James Tambunan Aniaya Maradona

Pelaku Penganiayaan James Tambunan alias Sitampar ketika diapit Personil Polsek Bandar Khalifah.

Tebing Tinggi, Sidaknews.com - Diduga akibat mabuk dan tersinggung dimaki-maki, James Tambunan alias Sitampar (41) warga Dusun Silaban, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) nekat menganiaya tetangganya Maradona Pardede (40) antarkan tersangka ke Balik Terali Besi Mapolres Tebing Tinggi.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Wirhan Arif melalui Kasubbag Humas AKP Josua Nainggolan, Senin (31/8) siang, membenarkan jika pihaknya telah melakukan penahanan terhadap pelaku James Tambunan alias Sitampar,

"Pelaku James yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani ini berhasil ditangkap di kediamannya tidak lama setelah dilaporkan melakukan Penganiayaan terhadap korban", imbuhnya.

bb_2

Diungkapkan AKP Josua Nainggolan, kejadian penganiayaan yang terjadi pada Jum'at malam 28 Agustus 2020 sekitar pukul 23.00 WIB di Dusun Silaban, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah Sergai, tepatnya didepan kediaman korban ini bermula ketika sebelumnya sekitar pukul 18.30 WIB, korban Maradona Pardede bersama dengan pelaku sedang minum tuak di Dusun Hutabagasan, Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Sergai.

AKP Josua Nainggolan menjelaskan, sekitar pukul 21.30 WIB usai puas menenggak tuak, keduanya lalu berboncengan pulang ke Dusun Silaban Desa Bandar Tengahm Kecamatan Bandar Khalifah dengan mengendarai 1 (satu) unit sepeda motor merk Suzuki Smash yang dikemudikan oleh pelaku, namun diduga akibat mabuk usai menenggak tuak, disepanjang perjalanan pulang korban selalu memaki-maki pelaku dengan mengucapkan kata-kata kotor, nahkan ditengah perjalanan pulang tepatnya dijembatan yang masih berada di Desa Hutabagasan korban mematikan sepeda motor dengan cara menarik kunci kontak sepeda motor dari belakang lalu mengantongi kunci kontak sepeda motor tersebut, Pelaku kemudian mengiring sepeda motor sementara korban berjalan mengikuti dari arah belakang sambil terus memaki-maki pelaku. 

Setibanya di depan rumah korban, pelaku lalu memberikan sepeda motor tersebut kepada korban untuk diparkirkan, sementara korban masih tetap memaki-maki pelaku, diduga karena tak lagi dapat menahan emosinya, pelaku akhirnya nekat lalu mengambil sebatang bambu yang berada didepan rumah korban dan langsung memukul kepala korban sebanyak satu kali hingga korban jatuh telungkup, tandasnya.

Lanjut AKP Jhosua, selepas itu korban kembali bangkit dan masih saja tetap memaki-maki pelaku, hingga pelaku kemudian mengambil satu buah sabit (Clurit) dari dalam tas plastik goni yang disangkutkan di stang sepeda motor dan langsung mengarahkan ke kepala korban hingga mengenai pipi sebelah kanan korban, usai melakukan penganiayaan tersebut pelaku lalu pergi meninggalkan korban yang terjatuh mengerang kesakitan.

"Setelah menerima laporan adanya kejadian ini Personel Satreskrim Polres Tebing Tinggi bersama Polsek Bandar Khalifah selanjutnya melakukan penangkapan terhadap pelaku di kediamannya, sementara korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan medis," tegas AKP Josua Nainggolan. (Hans)