× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda investigasi Diduga Putus Cinta, Seorang Pelajar SMKN di Ende Tewas Gantung Diri

Diduga Putus Cinta, Seorang Pelajar SMKN di Ende Tewas Gantung Diri

1456
SHARE
 Diduga Putus Cinta, Seorang Pelajar SMKN di Ende Tewas Gantung Diri

Ilustrasi: Gantung diri.

Ende, sidaknews.com - Pria berinisial MI, (16), Siswa Kelas ll, di salah satu Sekolah Kejuruan di Kabupaten Ende, meregang nyawa dengan menggantungkan diri pada sebatang pohon reo yang berada dibelakang rumahnya, dikompleks Masjid Raya Kota Ende, sekitar pukul 12. 30 siang tadi. Sabtu (05/12/2020).

Salah seorang teman dekat korban Fransisko Doria Teku atau Ando yang berhasil di temui media ini di rumah duka, menceritakan, Sebelum korban melakukan tindakan nekat tersebut, Korban sempat meminta bantuannya untuk meminta D, pacarnya agar merajut kembali jalinan asmara antara mereka berdua.

"(Ikrom) Kau bantu Saya (ando), Kalau bisa kau tolong beritahu D, dan bujuk Dia agar kami rujuk kembali," Kata Ando mengulangi percakapan Korban dengan dirinya kemarin, jum'at (04/12/2020) siang usai ujian sepulang sekolah melalui telepon selulernya.

Lanjut Ando, Setelah percakapan tersebut, pada malamnya Dirinya sempat menghubungi kembali Korban tetapi Hp nya di ricek. Dan siangnya sekitar pukul 12, 45 Dirinya sangat kaget dan hampir tidak percaya la mendapat pesan WhatApp di group Siswa Kelas ll, ( Ikrom ) meninggal dunia karena gantung diri, kenang Ando kepada media ini.

Sementara itu, Pihak Kepolisian Resort Ende melalui, Kanit Reskrim, Bripka, Edy Saputra, diruang jenasah RSUD Ende setelah Korban usai divisum oleh Tim dokter Rumah Sakit, mengatakan, Dugaan sementara korban gantung diri karena Putus Cinta dengan Pacarnya. Tidak ada tanda – tanda kekerasan yang mencurigakan. Korban murni meninggal dunia karena gantung diri. Barang bukti berupa HP milik korban telah diambil oleh pihak Kepolisian dan setelah dicek ternyata ada percakapan terahkir antara Korban dengan pacarnya berinisial D tersebut yang membuat Korban melakukan perbuatan nekat tersebut.

Selain itu, Ayah korban, Irmawan Laba saat ditemui media ini diruang jenasah mengisahkan, Tidak ada tanda – tanda yang mencurigakan pada diri Korban sebelum kejadian tetsebit. Korban biasa-biasa saja dan dikatakan lagi pada sebelumnya pada malam hari Korban sempat bawa mobil tangki air ke pelanggan dan pulang sempat menyetor uang kepadanya. Terkait dengan kejadian tersebut keluarganya merasa sangat terpukul. (M. Yasin)

 

 

 

VIDEO