× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumsel Diduga Tak Berizin, Shawmill di Sei Napal Beroperasi di Dua Lokasi Terpisah

Diduga Tak Berizin, Shawmill di Sei Napal Beroperasi di Dua Lokasi Terpisah

434
SHARE
Diduga Tak Berizin, Shawmill di Sei Napal Beroperasi di Dua Lokasi Terpisah

Shawmill milik CV.Berkat Taba Jaya di Desa Sungai Napal.

Muba, sidaknews.com - Aktivitas Perusahaan pengolahan kayu (Shawmill) CV.Berkat Taba Jaya di Desa Sungai Napal terkesan mencurigakan. Diduga perusahaan tersebut sengaja menyembunyikan dan mengolah sejumlah kayu berkelas dari hutan kawasan pada lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi Shawmill yang berdiri tak jauh dari jembatan Sei Napal.

Lokasi pengolahan yang terpisah dari lokasi Shawmill terungkap saat satu unit mobil colt diesel dengan muatan yang dipenuhi kayu olahan terlihat keluar dari lokasi, Selasa (30/6/2020). Saat ditanya awak media, sopir tersebut terlihat gelagapan seraya menyebut nama seseorang berinisial H sebagai pemilik kayu. Selanjutnya sopir tersebut langsung menghilang dibalik rimbunnya pepohonan dengan alasan memanggil H.

Setelah menunggu cukup lama dan sopir tersebut tak kunjung kembali, awak media langsung menuju arah menghilangnya sopir tersebut. Setelah berjalan menelusuri rimbunnya pepohonan sekitar 500 meter dari pinggir jalan terlihat tumpukan kayu dengan ukuran besar bahkan ada yang memiliki diameter lebih 1meter.

Dan dibalik tumpukan kayu tersebut terlihat aktivitas sejumlah pekerja tengah mengoperasikan mesin pengolahan kayu. Sementara pada sisi belakang terlihat tumpukan kayu hasil olahan dengan berbagai ukuran dan siap dipasarkan.

"Cari siapa pak? " kata seorang pria berbadan kekar yang mengaku bernama Ripin sebagai pengurus Shawmill mendekati awak media yang tengah memotret tumpukan kayu dan aktivitas pekerja di lokasi tersebut.

Ripin mengatakan pemilik usaha tersebut adalah H yang juga pemilik Shawmill yang berada tak jauh dari jembatan Sei Napal. Dan terkait izin usaha merupakan satu kesatuan dengan lokasi Shawmill yang pertama yakni CV. Berkat Taba Jaya.

" Yang ini punya beliau juga, Izin-izin nya lengkap pak, CV Berkat Taba Jaya sama dengan Shawmill yang pertama," ujarnya.

Awak media yang merasa penasaran akhirnya mendatangi lokasi Shawmill yang terletak dekat jembatan Sei Napal. Dilokasi ini terlihat 3 meja pengolahan yang tengah beroperasi. Namun sejumlah pekerja yang ditanya mengaku tak tahu menahu tentang dokumen perusahaan dan mengaku baru bekerja di lokasi tersebut. Anehnya, pada sebuah gedung yang disebut mereka kantor, tak terlihat adanya tulisan nama perusahaan maupun SIUP ataupun Surat Izin Tempat Usaha (SITU) seperti layaknya tempat usaha pada umumnya.

Kepala Desa Sei Napal, Aneka terlihat kaget ketika ditanya tentang adanya aktivitas pengolahan kayu pada lokasi yang terpisah. Ia mengaku mengenal pemilik usaha tersebut yang membeli perusahaan tersebut sekitar Dua tahun yang lalu dari pihak lain.

"Saya kenal dengan pemilik nya yang mengambil alih perusahaan tersebut dari pemilik pertama. Tapi saya baru tau kalau ada lokasi pengolahan ditempat lain, selama ini hanya dilokasi yang dekat jembatan itu saja," pungkas Aneka. (Awam)

VIDEO