× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Dikira Tumpukan Sampah, Ternyata Mayat Mengapung di Sungai Sihitang

Dikira Tumpukan Sampah, Ternyata Mayat Mengapung di Sungai Sihitang

SHARE
Dikira Tumpukan Sampah, Ternyata Mayat Mengapung di Sungai Sihitang

Tim Inasfis yang di Pimpin Kastreskrim Polres Padangsidimpuan AKP Abdi Abdillah SH ketika melakukan Olah TKP dan Evakuasi terhadap Pria yang di temukan tewas di sungai Sihitang, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (08/2/2020).

Sidimpuan, sidaknews.com - Penambang Pasir di aliran sungai Sihitang Jalan Sutan jamalayu lubis, Kelurahan Sihitang Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, sontak kaget, pasalnya di kirain tumpukan sampah yang hanyut ternyata sosok mayat manusia.

" Kita pikir tadinya tumpukan sampah yang hanyut dibawa arus air, setelah didekati ternyata sosok mayat laki-laki,"sebut salah satu penambang pasir yang bernama Rosul Siregar (40).

Lanjutnya, sosok mayat tersebut ditemukan jam 16.30 Wib dalam keadaan telentang dan terapung dan masih berpakaian lengkap, jelas Rosul.

Dengan penemuan mayat ini kita akhirnya memberitahukan kepada kepala desa Palopat Pijorkoling Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Rizki Ovenji (29), Oleh Kepala desa langsung menghubungi Polres Padangsidimpuan, beber Rosul.

Atas Laporan masyarakat, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya S.I.K.M.H yang diwakili Kasat Reskrim AKP Abdi Abdullah, SH bersama tim INAFIS, KA SPKT, Piket Fungsi Reskrim langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Setelah kita mendapatkan laporan atas penemuan mayat manusia dari masyarakat, Kita dari Polres Padangsidimpuan langsung menuju TKP dan mengamankan TKP, seterusnya langsung membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan untuk dilakukan VER yang dilanjutkan koordinasi dengan pihak keluarga korban, pungkas Abdi.

Adapun Nama dan identitas Korban sebagai berikut :

Nama : AHMAD SOBA HARAHAP
Umur : 23 tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : Tidak ada
Alamat : Jln Imam Bonjol Kel. Padangmatinggi Kec. Psp Selatan Kota Padangsidimpuan

Saksi - Saksi yang melihat pertama kali :

Nama : ROSUL SIREGAR
Umur : 40 thn
Agama : Islam
Pekerjaan : Wirasawsta (penambang pasir)
Alamat : Desa Palopat Pijor Koling Kec. Psp Tenggara kota Padangsidimpuan

Nama : TOMI HARIANTO
Umur : 35 thn
Agama : Islam
Pekerjaan : Wirasawsta (penambang pasir)
Alamat : Desa Palopat Pijor Koling Kec. Psp Tenggara kota Padangsidimpuan

Nama : SADI
Umur : 60 thn
Agama : Islam
Pekerjaan : Wirasawsta (penambang pasir)
Alamat : Desa Palopat Pijor Koling Kec. Psp Tenggara kota Padangsidimpuan

Nama : TUMRIN
Umur : 58 thn
Agama : Islam
Pekerjaan : Wirasawsta (penambang pasir)
Alamat : Desa Palopat Pijor Koling Kec. Psp Tenggara kota Padangsidimpuan

Nama : RIZKI OVENJI
Umur : 29 Thn
Agama : Islam
Pekerjaan : Kepala Desa
Alamat : Desa Palopat Pijor Koling Kec. Psp Tenggara kota Padangsidimpuan

Kronologi Penemuan mayat Abdi menjelaskan, Pada hari Sabtu tanggal 08 Februari 2020 sekira pukul 14.00 wib, para Saksi sedang bekerja mengambil pasir di aliran sungai Sihitang, dan saat itu para Saksi melihat ada sesuatu terapung di atas air, dan para saksi menganggap yang terapung tersebut adalah sampah, dan para Saksi terus melanjutkan pekerjaan mengambil pasir, dan sekira pukul 16.30 wib, pada saat air sungai surut, Saksi melihat bahwa yang terapung tersebut adalah merupakan sesosok manusia.

Kemudian para saksi mendekatinya dan ternyata benar bahwa yang di anggap sampah tersebut adalah merupakan sesosok manusia dan telah meninggal dunia, dan selanjutnya Saksi pun menghubungi Kepala Desa dan memberitahukan hal tersebut dan selanjutnya Kepala Desa pun menghubungi petugas Kepolisian, beber Abdi.

Lanjut Abdi, Berdasarkan keterangan dari pihak Keluarga Korban, bahwa selama ini Korban tinggal bersama neneknya di Padangmatinggi dan sejak dua hari belakangan ini Korban menderita sakit, seperti menjadi orang yang kehilangan pikiran (mengalami Depresi) , dan pada hari Sabtu tanggal 08 Februari 2020 sehabis sholat Subuh, Korban pergi keluar rumah dan sekira pukul 06.30 wib, pihak keluarga Korban (CAMAN) menemukan Korban sedang berjalan - jalan di depan Akper Matorkis.

Selanjutnya Pihak Keluarga pun membawa Korban pulang ke rumah neneknya, saat itu neneknya mengunci pintu rumah dengan maksud agar Korban tidak keluar rumah lagi, dan sekira pukul 10.00 wib, pada saat sedang makan, Korban membuka pintu dan pergi keluar rumah, dan neneknya berusaha untuk memanggil Korban untuk kembali pulang, namun Korban terus pergi, jelas Abdi.

Sesuai informasi dari Kasat Reskrim AKP Abdi Abdullah, SH Korban sudah dibawa pihak keluarga kerumah duka Jln. Imam Bonjol Kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuan selatan Kota Padangsidimpuan.(MT/sabar)