× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Dimasa Pandemi, Kades Baruas: Budidaya Lele Jadi Usaha Alternatif Strategis

Dimasa Pandemi, Kades Baruas: Budidaya Lele Jadi Usaha Alternatif Strategis

581
SHARE
Dimasa Pandemi, Kades Baruas: Budidaya Lele Jadi Usaha Alternatif Strategis

Mukmin Harahap saat diwawancarai Wartawan di kolam pembudidayaan lele di desa Baruas kecamatan Padangsidimpuan batunadua, Kota Padangsidimpuan, Rabu (10/6).

Sidimpuan, sidaknews.com - Ditengah Pandemi Covid -19 Kepala Desa (Kades) Baruas, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Mukmin Harahap, mengajak masyrakat untuk membudidayakan ikan lele, karena dapat menjadi usaha alternatif yang strategis saat ini selain itu, budidaya lele sebagai salah satu bahan makanan diharap dapat menjaga ketahanan pangan di suatu daerah khususnya di kota Padangsidimpuan dan sekitarnya

"Lebih kurang, sudah dua tahun belakangan saya menggeluti usaha budidaya lele ini. Hasilnya, tentu sangat menjanjikan," ujar Mukmin kepada Wartawan di kolam pembudidayaan lele miliknya

Dengan luas kolam sebesar 8.500 m² dan yang memuat 18 kolam, lanjut Mukmin, dirinya mampu mengelola sekitar 250 ekor lebih ikan lele, mulai dari bibit, indukan, maupu yang siap dipasarkan. Saat ditanyai apa kendala dalam pembudidayaan lele, dirinya mengaku salah satunya ialah cuaca dan hama seperti hewan 'Berang-berang.

"Kalau musim hujan, kita taburi kolam dengan garam supaya menjaga kesehatan ikan Lele. Sedangkan untuk hama berang berang masih bisa diatasi dengan diusir." sebut Kader pemuda Pancasila ini .

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa dalam sehari, dirinya bisa menghabiskan total biaya pakan lele sebesar Rp2 hingga Rp2,5 juta per hari. Dijelaskannya, awal mula ketertarikan menjadi pembudidaya lele lantaran melihat situasi masyarakat Kota Padangsidimpuan yang umumnya masih 'mengimpor' ikan air tawar dari Kabupaten Toba, Kota Tebingtinggi, Pematangsiantar, hingga ke Provinsi Sumatera Barat.

"Lagi pula, saya berpikir, ikan lele ini sebagai salah satu alternatif lauk makanan, juga sangat diminati masyarakat Padangsidimpuan. Pemerliharan serta ketahanannya juga cenderung lebih kuat dibanding ikan-ikan air tawar lain seperti, nila maupun mas," imbuhnya.

Dia berharap kepada masyarakat Padangsidimpuan yang memiliki lahan untuk mencoba budidaya lele ditengah pandemi Covid-19 agar tidak perlu lagi mengimpor daerah lain. Pria yang sudah memiliki 3 orang pegawai itu juga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah setempat terhadap masyarakat yang punya niatan untuk membudidayakan lele.

"Sebab, selain sebagai penjaga ketahanan pangan, budidaya lele juga pastinya bakal mendongkrak perekonomian masyarakat yang nantinya berujung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saya memiliki cita-cita, bagaimana nantinya kolam pembudidayaan lele ini jadi tempat wisata. Dimana, pengunjung bisa memilih langsung lele dan memasaknya untuk disantap langsung di sini," ungkap Mukmin. (Sabar)

VIDEO