× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda kepri Dipertanyakan, 6 WNA Pekerja PT Meitech Eka Bintan Keluar Masuk Setiap Minggu

Dipertanyakan, 6 WNA Pekerja PT Meitech Eka Bintan Keluar Masuk Setiap Minggu

2699
SHARE
Dipertanyakan, 6 WNA Pekerja PT Meitech Eka Bintan Keluar Masuk Setiap Minggu

Lokasi PT Meitech Eka Bintan..

Bintan, sidaknews.com - PT Meitech Eka Bintan Perusahaan ini adalah anak dari perusahaan PT Meindo Elang Indah yang berlokasi di Korindo Kampung Melayu Gunung Kijang Bintan, perusahaan ini diketahui bergerak di bidang Minyak dan Gas (Migas), pembuatan jacket dan platpom anjungan pemboman minyak lepas pantai, menampung lebih kurang 750 tenaga kerja dan di ketahui ada 6 orang warga asing diantaranya 2 orang warga Malaysia dan 4 orang warga Singapura.

Dari pantauan Sidaknews.com di lapangan dan atas informasi dari masyarakat ke enam Warga Negara Asing (WNA) itu setiap minggunya keluar masuk, keluhan warga akan hal itu yang enggan namanya di publikasikan mengatakan apa yang harus kita buat saat ini untuk membantu pemerintah kita khususnya di Bintan Tanjungpinang ini untuk meredakan isu corona. Kamis (19/3/2020)

"Sementara kita tahu didaerah kita ini masih terus ada yang keluar masuk orang-orang Singapura dan Malaysia, orang luar tidak ada larangan keluar masuk seperti 6 orang WNA yang berkerja di PT MEB itu, mereka itu pekerja dan setiap minggunya pulang dan datang," katanya.

Di kwatirkan karena adanya penyebaran virus corona yang banyak merebah saat ini dari Singapura dan Malaysia kalau para pekerja yang 6 warga WNA itu selalu keluar masuk penduduk sini yang akan menanggung akibatnya dan akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

"Karyawan saat ini adalah putra daerah didalam bekerja ada sekitar 750 orang, percumakan pemerintah merumahkan para pekerja dan anak sekolah saat ini namun para pekerja WNA itu di perbolehkan keluar masuk ke Indonesia, untuk itu saya mohon perhatian pemerintah dalam hal ini,"tambanhnya.

Sementara pihak terkait belum berhasil dihubungi awak media, hingga berita ini diunggah. (Dewi)

VIDEO