× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Dirampas Begal, Sepmor Milik Efraim Berhasil Diselamatkan Kapos Lantas Doulu Kejar

Dirampas Begal, Sepmor Milik Efraim Berhasil Diselamatkan Kapos Lantas Doulu Kejar

968
SHARE
Dirampas Begal, Sepmor Milik Efraim Berhasil Diselamatkan Kapos Lantas Doulu Kejar

Efraim mengucapkan terima kasih kepada petugas kepolisian (Foto/Ist)

Tanah Karo, sidaknews.com - Efraim Pindonta Karo Sekali warga deda Persadanta Kecamatan Barus Jahe nyaris saja kehilangan septor jenis Scopy BK 2000 QQ miliknya akibat dibegal 12 orang yang menunggangi septor sebanyak 6 unit saat melintas menuju desa Doulu Kecamatan Berastagi. Jum'at (16/10)

Tak mau menyerah begitu saja, Efraim langsung mendatangi Pos Lantas Doulu sehingga Kapos Lantas Doulu melakukan pengejaran terhadap pelaku begal.

Menurut keterangan Kasat Lantas Tanah Karo AKP Ita Agus Br Ginting melalui Kaposlantas Desa Doulu Aiptu Noviko Sitanggang kepada wartawan melalui pesan Wass APP nya membenarkan kejadian tersebut Minggu (18/10).

Dikatakan Noviko Sitanggang, kejadian itu begitu cepat terjadi dimana korban Efraim Pindonta Karo sekali penduduk Desa Persadaanta, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo mengendarai sepeda motor honda scoopy miliknya hendak mengunjungi keluarganya yang berada di Desa Doulu Kecamatan Berastagi.

Namun sebelum tiba ditujuan, korban diberhentikan ditengah jalan Medan-Berastagi, tepatnya di Kilometer 54-55 oleh orang yang tidak dikenal berkisar 12 orang laki-laki dengan menunggangi 6 unit septor.
Setelah diberhentikan para pelaku mengatakan, bahwa sepeda motor yang dikendarai korban adalah hasil curian sehingga orang tak dikenal itu merampas septor dari tangan Efraim dan melarikannya kearah Kabanjahe"Ujarnya.

Setelah korban melaporkan kejadian tersebut saya bersama korban dan 2 orang masyarakat langsung melakukan pengejaran dengan melalui jalan tembus Tahura-Tigapanah.

Karena jalan macat di Pajak Tigapanah simpang Desa Sukanalu, korban dan petugas kepolisian langsung berteriak sambil mengatakan maling....maling.

Mendengar teriakan tersebut para begal meningalkan sepeda motor di Pajak Tigapanah dan melarikan diri menuju Desa Merek,"Kini septor tersebut sudah dikembalikan kepada pemiliknya "Ujar Noviko Sitanggang.

Sementara beberapa warga mengatakan, kiranya petugas harus tegas jika para begal ditangkap dan langsung saja tembak kedua kakinya, bila perlu cacat seumur hidup biar ada efek jera" ujar Tarigan. (AS)

 

VIDEO