× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Ditreskrimum Polda Sumsel Tangkap 1 DPO Perampokan Toko Emas di Subang

Ditreskrimum Polda Sumsel Tangkap 1 DPO Perampokan Toko Emas di Subang

620
SHARE
Ditreskrimum Polda Sumsel Tangkap 1 DPO Perampokan Toko Emas di Subang

Hen salah satu perampok toko emas di sungai lilin, sumsel berhasil ditangkap di Subang Jabar.

Palembang, sidaknews.com - Subdit III (Jatanras) Dit Reskrimum Polda Sumsel kembali berhasil menangkap seorang DPO (daftar pencarian orang) pelaku perampokan toko emas di Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. 

 

Hen (34) warga desa Tanjung Serai kecamatan Sungai Pinang kabupaten Ogan Ilir (Ol) di tangkap Opsnal unit 4 Jatanras Polda Sumsel dibawah pimpinan Kompol Zainuri, tersangka diamankan di perumahan Cikandi kabupaten Subang Jawa Barat.

Demikian disampaikan Kompol Suryadi kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel saat rilis Senin (02/06) di Mapolda.

"Tersangka di tangkap hasil penyelidikan dan imformasi namun karena berusaha lari saat pengembangan tersangka terpaksa kita lumpuhkan kakinya dengan tindakan tegas dan terukur karena berusaha lari dengan cara mendorong anggota yang sedang mengawalnya," ujar Suryadi.

Saat kejadian perampokan kamis, (26/03) sekitar jam 12.15 lalu pelaku berjumlah delapan (8) orang tersangka berperan atau bertugas mengawasi lokasi toko emas Cahaya Murni.

"Dari delapan pelaku sudah tertangkap 2 orang 1 menyerahkan diri dan 2 meninggal dunia karena melawan saat akan di tangkap sedangkan 3 tersangka lain Sekar, Umar dan Jhoni masih dpo ,"kata Kompol Suryadi.

Selain menangkap Hen Polisi juga ikut mengamankan barang bukti 1 motor 1 senjata api jenis pistol revolver dengan beberapa butir peluru, 1 senjata tajam jenis pisau dan baju milik tersangka.

Sekitar tujuh (7) kilo emas berhasil di gondok saat kejadian namun berhasil sebagian telah berhasil di selamatkan oleh Polisi satu hari pasca kejadian karena diantara delapan pelaku berhasil di tangkap anggota unit 4 Jatanras Polda Sumsel di Indralaya kabupaten OI 1 orang berhasil di amankan dan 2 tersangka meninggal dunia karena melawan menggunakan senjata api. (lskandar Mirza)